Hadapi Tantangan Ekonomi, Wagub Aceh Ajak Anak Muda Kuasai Literasi Keuangan

Zul

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 21:15 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah bagi generasi muda sebagai fondasi membangun perekonomian daerah yang selaras dengan penerapan syariat Islam. Hal itu disampaikannya dalam acara OJK Mengajar dan Sosialisasi Pasar Modal Syariah yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Jumat (3/10).

 

Dalam sambutannya, Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas inisiatif OJK menghadirkan edukasi keuangan syariah ke kampus. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan untuk mendukung arah pembangunan ekonomi Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

> “Kegiatan ini sangat penting, bukan hanya bagi kalangan akademisi, tetapi juga untuk memperkuat arah pembangunan ekonomi Aceh yang berbasis syariat Islam,” ujarnya.

 

 

 

Fadhlullah mengungkapkan, perkembangan ekonomi global menuntut generasi muda memiliki literasi keuangan yang memadai. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK 2024, indeks literasi keuangan nasional mencapai 65,43 persen, sementara inklusi keuangan 75,02 persen.

 

> “Di Aceh, tren literasi keuangan syariah memang meningkat, namun perlu terus diperluas agar anak muda mampu mengambil keputusan finansial yang cerdas, sehat, dan sesuai prinsip syariah,” tegasnya.

 

 

 

Ia juga menyoroti program pencanangan 2.000 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) berinvestasi di pasar modal syariah. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan melahirkan generasi muda Aceh yang cerdas, sekaligus mendukung terciptanya ekosistem keuangan sehat, penguatan UMKM, dan perluasan akses pembiayaan syariah.

 

Namun demikian, Fadhlullah mengingatkan tantangan yang dihadapi Aceh. Data BPS per Maret 2025 mencatat angka kemiskinan di Aceh mencapai 12,33 persen, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berada di angka 4,76 persen.

 

> “Angka ini jelas menjadi tantangan. Karena itu dibutuhkan inovasi dan kolaborasi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujarnya.

 

 

 

Menurutnya, penguatan pasar modal syariah bisa menjadi salah satu jawaban untuk mendorong lahirnya lapangan kerja baru, memperluas permodalan bagi pelaku usaha, dan memperkokoh ekonomi lokal berbasis nilai Islam.

 

Sementara itu, Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Marwan, menambahkan bahwa rendahnya literasi keuangan turut menjadi pemicu maraknya praktik merugikan seperti judi online dan investasi ilegal.

 

> “Banyak masyarakat tergiur janji keuntungan besar tanpa memahami risiko, padahal kita punya pasar modal yang sehat dan legal, termasuk pasar modal syariah yang sesuai prinsip Islam,” jelasnya.

 

 

 

Marwan menyebut, literasi keuangan di kalangan usia 18–25 tahun masih berada pada kisaran 32 persen. Angka itu menunjukkan perlunya edukasi intensif.

 

> “Kuliah umum hari ini menjadi momen penting untuk memberikan pemahaman, meningkatkan kewaspadaan, dan membangun pola pikir kritis generasi muda dalam pengambilan keputusan finansial,” tambahnya.

 

 

 

Acara turut menghadirkan kuliah umum bertema “Mewujudkan Generasi Cerdas Berinvestasi Melalui Pasar Modal Syariah” yang disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Jayadi.

 

Kegiatan OJK Mengajar ini juga menjadi bagian dari rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) yang berlangsung secara nasional. Program tersebut bertujuan memperluas kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan sehat, pemanfaatan instrumen investasi legal, serta kewaspadaan terhadap praktik investasi ilegal.

 

Berita Terkait

Kapolda Sumut Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Wujudkan Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Gandeng PMI Deli Serdang, PTPN I Regional 1 Gelar Aksi Donor Darah di Tanjung Morawa Kumpulkan 90 Kantong dari 149 Pendaftar
451 Jamaah Ikuti Safari Subuh Kapolres Pidie Jaya, Pesan Kamtibmas Menggema di Mesjid Baitul Aman Ulim
Safari Kamtibmas, Kapolda Sumut Rangkul Pujakesuma Rawat Kebhinekaan dan Tolak Narkoba
DPRD Kabupaten Toba Aspirasi Saat Reses Didominasi Sektor Pertanian, Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur
Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Dipimpin Kalapas Mochamad Mukaffi, Jajaran Lapas Binjai Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Sambut Hari Bakti

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 00:25 WIB

Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu

Rabu, 4 November 2026 - 00:09 WIB

Dinsos Aceh Salurkan Bantuan Tahap Kedua kepada Tujuh KK Korban Kebakaran Punie

Selasa, 3 November 2026 - 15:10 WIB

SMSI Aceh Besar Audiensi dengan Bupati, Pelantikan Dirangkai Maulid dan Penganugerahan Tokoh

Selasa, 3 November 2026 - 00:22 WIB

Kantor PKK Aneuk Galong Titi Dilalap Api, Bangunan dan Dokumen Rusak Berat

Minggu, 1 November 2026 - 09:28 WIB

Sekolah Keluarga Indonesia Bentuk 21 Kelompok RKI, Perkuat Perlindungan Anak di Aceh Besar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Siti Fadhilia Harumkan Bineh Blang, Wakili Kafilah Simpang Tiga, Sabet Juara II Tilawah Remaja Putri MTQ Ke 35 Aceh Besar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:03 WIB

BKPRMI Himpun Jadwal Khatib dan Imam di 74 Masjid Aceh Besar, Jemaah Bisa Memilih Lokasi Shalat Jum’at

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Empat Pemuda Aceh Besar Raih Penghargaan Inovatif, dari Daur Ulang Plastik hingga Jurnalistik

Berita Terbaru