Foto: Kegiatan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Aceh Besar tersebut berlangsung selama lima hari, 26–30 Oktober 2026, di Aula Training Center Master EO, Lhoknga, Aceh Besar. Dok.pks.
TIMELINES iNEWS | ACEH BESAR — Upaya memperkuat ketahanan keluarga dan melindungi anak dari ancaman kekerasan serta perundungan terus digencarkan di Kabupaten Aceh Besar.
Melalui program Sekolah Keluarga Indonesia, Rumah Keluarga Indonesia (RKI) DPD PKS Aceh Besar berhasil membentuk 21 kelompok pembinaan baru sebagai wadah edukasi dan penguatan keluarga di tengah masyarakat.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Anggota DPRK Aceh Besar, Eka Rizkina, S.Pd., M.AP., serta bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Aceh Besar tersebut berlangsung selama lima hari, 26–30 Oktober 2026, di Aula Training Center Master EO, Lhoknga, Aceh Besar.
Sebanyak 250 peserta mengikuti kegiatan yang dilaksanakan dalam beberapa gelombang untuk menciptakan suasana diskusi dan pembelajaran yang lebih efektif.
Mengusung tema “Penguatan dan Pengembangan Layanan Perlindungan Anak melalui Peningkatan Ketahanan Keluarga”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pola asuh yang tepat, komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, serta pentingnya pengawasan terhadap aktivitas digital anak.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi, di antaranya Eka Rizkina, S.Pd., M.AP., Anggota DPRK Aceh Besar; Tati Meutia Asmara, S.KH., M.Si., Anggota DPRA; Drs. Fadhlan, Kepala DPPKBPPPA Aceh Besar; dan Ismunandar, S.T., tokoh masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Polres Aceh Besar dan Kejaksaan Negeri Aceh Besar.
Selain meningkatkan pengetahuan peserta, kegiatan tersebut menghasilkan pembentukan 21 kelompok RKI baru yang akan diintegrasikan ke dalam Unit Pembinaan Anggota (UPA). Kelompok tersebut terdiri atas satu kelompok UPA Ikhwan (laki-laki) dan 20 kelompok UPA Akhwat (perempuan).
Pembentukan kelompok ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pembinaan ketahanan keluarga secara berkelanjutan hingga ke lingkungan masyarakat.
Melalui program tersebut, RKI DPD PKS Aceh Besar mendorong terwujudnya keluarga yang mampu menjadi benteng pertama perlindungan anak, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan.
Kelompok-kelompok yang telah terbentuk diharapkan mendapatkan pembinaan rutin agar pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan rumah tangga*[]


































