Supaya Konsentrasi Hadapi Persoalan Hukum, PP GPA Minta Presiden Jokowi Copot Firli Bahuri

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 18:25 WIB

50121 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES INEWS | Jakarta, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) meminta Presiden Joko Widodo segera mengevaluasi dan mengganti ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri. Alasannya, Firli dinilai gagal memimpin lembaga anti rasuah. Selain itu pemberhentian dilakukan agar Firli bisa konsentrasi menuntaskan kasus dugaan pemerasan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang lagi ditangani Polda Metro Jaya.

“Kita minta Presiden Jokowi untuk segera mencopot Firli Bahuri dari jabatannya sebagai ketua KPK, demi untuk menyelamatkan lembaga anti rasuah,” ucap ketua umum PP GPA Aminullah Siagian disela-sela kesibukannya di Jakarta. Kamis (26/10/2023).

Menurut Aminullah, Presiden Jokowi harus cepat mengambil langkah agar kasus yang mendera SYL dan Firli tidak mengulangi sejarah ‘cicak vs buaya’. apalagi kasus ini telah dipertontonkan ke masyarakat luas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penggeledahan rumah Firli Bahuri yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya bukan perseteruan antara institusi Polri dengan KPK tapi murni penegakan hukum. Kami melihat penggeledahan ini bukti dari equality before the law. Kami juga yakin tiada pidana tanpa kesalahan, (nulla poena sine culpa),” tegas Aminullah.

Aminullah berharap Polda Metro Jaya yang menangani kasus dugaan pemerasan Mentan SYL tidak menjadikannya sebagai drama hukum. “Jangan ada disparitas dalam penanganan perkara ini. Penjahat dan pejabat itu sama di mata hukum. Demi azas keadilan, demi azas kemanfaatan, dan azas kepastian hukum, sebaiknya Polda Metro Jaya sesegera mungkin menggulirkan persoalan ini ke ranah pengadilan. Tak elok kasus ini diperlama-lama menjadi tontonan publik,” tutur Aminullah.

Sebagai Presiden, kata Aminullah, Joko Widodo sepatutnya memerintahkan Menkopolhukam untuk menetralisir adanya dugaan disharmonisasi antara Polri dengan KPK. “Presiden Joko Widodo sebaiknya menggelar Ratas Kabinet dengan menghadirkan Menkopolhukam, dan Menkumham, serta para pihak yang berkompeten guna merumuskan solusi penegakan hukum yang tegak lurus dalam permasalahan dugaan pemerasan Mentan SYL. Siapapun yang terlibat pecat, copot, dan penjarakan,” pungkas Aminullah.

Sebagaimana diketahui, kasus pemerasan SYL tersebut diadukan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023. Pengaduan masyarakat dibuat terkait dugaan pemerasan pimpinan KPK dalam penanganan perkara di Kementan pada 2021.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan serangkaian penyelidikan dengan melakukan klarifikasi dan pengumpulan alat bukti dalam kasus tersebut. Setelah dilakukan gelar perkara, kasus tersebut naik ke tahap penyidikan pada Jumat (6/10).

Setidaknya ada 3 dugaan kasus yang ditemukan, di antaranya pemerasan, penerimaan gratifikasi, atau penerimaan hadiah terkait penanganan kasus di Kementerian Pertanian (Kementan).

Puluhan saksi sudah diperiksa sejak kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, termasuk mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Selain itu, ada Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, hingga saksi ahli mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Mochammad Jasin.

Terbaru, Ketua KPK Firli Bahuri juga sudah diperiksa Polda Metro Jaya. Sedianya Firli diperiksa pada Jumat (20/10) pekan lalu. Namun Firli absen dengan alasan perlu mempelajari materi pemeriksaan dan terdapat kegiatan lain ketua KPK yang sudah diagendakan.

Polda Metro Jaya pun menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Selasa (24/10). Namun, melalui surat kepada penyidik, Firli Bahuri minta diperiksa di Bareskrim Polri meskipun kasus tersebut ditangani Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. ( Gas )

Penulis : Gas

Editor : icad

Sumber Berita : Gas

Berita Terkait

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Rutan kls I Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis
Kabapas Palangka Raya Komitmen Dukung Peradilan Pidana Anak Profesional Proporsional Berorientasi Perlindungan
Bapas Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan UNPAB, Dukung Pengembangan Kompetensi Mahasiswa melalui Program Magang
Bapas Palangka Raya Perkuat Kemitraan dengan Forum Pemuda Dayak Kalteng Kembangkan Potensi Kearifan Lokal
Bedah Buku Karya Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani di UI, Sekaligus Peluncuran Asosiasi Perguruan Tinggi Kajian Ilmu Kepolisian (APIK) 
Apel Pagi Senin, Kalapas Narkotika Samarinda Tekankan Solidaritas dan Keteladanan Pegawai
Sidang TPP Dipimpin Ketua TPP Dihadiri Kanwil Ditjenpas Riau Bapas dan Keluarga Penjamin via Zoom

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Heru Prayuda Putra Pimpin BMI Tanjungbalai Periode 2026-2031,Siap Mendukung Pemberdayaan Generasi Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggaran Prioritas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Perkuat Kerja Sama dan Kolaborasi, Kakanwil Imigrasi Sumut Terima Kunjungan Kakanwil Hukum

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Wabup Toba: Kita Butuh Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati untuk Indonesia Maju

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Apresiasi diberikan pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 Kabupaten Langkat atas Kontribusi Pembinaan Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Peringati Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Usung Tema Patriotik Gigih Berempati

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Lapas Perempuan Medan Ikuti Uji Petik Pengumpulan Data Terkait Usul Perubahan Pidana

Berita Terbaru