Kesadaran Masyarakat Lebak Menjaga Lingkungan Masih Rendah

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Jumat, 22 Maret 2024 - 15:14 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​TIMESLINES INEWS>>Lebak- Kesadaran masyarakat Kabupaten Lebak untuk menjaga lingkungan seperti dengan membuang sampah sesuai tempatnya masih sangat rendah. Penilaian itu disampaikan Kasi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, Endi Suhendi kepada TIMESLINES INEWS dikantornya, Jum’at (22/3/2024).

Dia menjelaskan, DLH telah menyiapkan TPS ditiap wilayah kecamatan. Namun nyatanya masih banyak masyarakat yang membuang sampah sembarangan, seperti di pinggir jalan, tidak pada bak sampah yang telah disiapkan.

Petugas kebersihan dari DLH Lebak sedang membersihkan selokan yang dipenuhi sampah.
(Instagram/@dlh_lebak)

Endi mengatakan, sulit untuk mengubah kebiasaan masyarakat agar tidak membuang sampah di pinggir jalan. Soalnya sampai saat ini dibeberapa titik jalan masih dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Mereka kadang sambil lewat aja melepar sampah, baik di pinggir jalan, atau ke sungai. Padahal kita sudah sediakan tempat sampah. Kalau sedang ada petugas sih tidak ada yang berani buang sampah sembarangan, tapi kalau sudah gak ada petugas, mulai lagi buang sampah sembarangan,” kata dia.

 

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak, sebut Endi, telah menyiapkan 32 Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPS) yang tersebar ditiap kecamatan. Dalam penanganan sampah ditiap kecamatan DLH telah melakukan Penandatanganan Kerjasama dengan pemerintah Kecamatan dan desa.

 

“Kalau untuk TPS kita ada 32 TPS, dengan 2 Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dalam sehari kita melakukan pengangkutan 3 kali sampah dari TPS,” ucapnya.

 

Untuk pengelolaan pembuangan sampah di masyarakat dilakukan oleh pihak desa, dengan memungut retribusi. Retribusi sampah ini meskipun tidak besar, kata Endi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

Berita Terkait

Kapolres Gayo Lues Cek Kesiapan Personel Polsek Blangkejeren, Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Anggota
Kapolresta Deli Serdang terus pantau situasi Bandara Kualanamu Pasca Pembatalan Penerbangan, Situasi Tetap Aman Dan Kondusif
418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan
Sosok Murah Hati Tenang Ginting, S.E. Berpulang, Tinggalkan Kenangan Kebaikan bagi Keluarga dan Sesama
Pengorbanan Aceh untuk Indonesia Tak Boleh Sia-sia, Kepala BNN Aceh Ajak 5.166 Mahasiswa Baru UNIMAL Perkuat Nasionalisme.
Bupati Pidie Jaya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana
Temui Kapolda Aceh, Ketua Baitul Mal Bahas Kemaslahatan Masyarakat
Polisi Amankan Mobil Angkut 600 Liter BBM Subsidi Jenis Bio Solar di Banda Aceh

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terbaru