Tagih janji politik dan konsep Bima ramah dalam Raport A.

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 2 Juni 2024 - 20:17 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tagih janji politik dan konsep Bima ramah dalam Raport A.

TLii | NTB | Kabupaten bima, Kebijakan publik harus didesain untuk membagi keadilan bukan membagi amplop, karena itu korupsi merajalela di tingkat Pemerintah Daerah (Bupati Bima). Jadi dendam di antara politisi semakin kuat hanya berebut anggaran selama 2 periodesasi, dendam keluarga dll.

Publik policy itu hanya bertumpu pada keadilan sandarannya, membagi pemerataan hak maka disitu bekerjalah prinsip-prinsip integritas dalam menopang pemberdayaan manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nicolo pernah berkata kebusukan kekuasaan bukan karena penggunaan fisik, tetapi pada penghianatan. Karena itu melalui Desai publik politik yang benar maka, bekerjalah etika politik, edukasi politik sehingga dendam yang membara tadi kembali akrab sebagai warga negara yang persemakmuran, wilayah ini yang ingin kita pulihkan sebelum menjelang kompetisi politik (Pilkada) yang sebentar lagi akan menjadi buah bibir masyarakat. Sadarkanlah masyarakat untuk menjemput momentum politik dengan isi kepala bukan dengan isi amplop.

A untuk kejujuran mines untuk kebohongan.

Visi itu dikonsepkan dengan singkatan Bima RAMAH. Sebuah konsep yang mempertegas keramahan Hj Indah Damayanti Putri (IDP) untuk mengelola Kabupaten Bima lima tahun kedepan. RAMAH yang dimaksud yakni Religius, Aman, Makmur, dan Handal.

1. Religius apa yang di maksud dengan kabupaten Bima, Realitas yang di dalamnya terdapat ke kacauan pemerintah untuk mendelegasikan idenya tentang hal yang teologis. Tidak ada pembangunan yang bersifat religius apalagi untuk meningkatkan SDM sebagai infrastruktur akal pikiran manusia yang bermutu terutama generasi bangsa.

2.Aman

Keamanan hanya otopia kita yang terjadi sekarang pelanggaran HAM yang di lakukan oleh polri tindakan represifitas terhadap rakyat yang melakukan unjuk rasa berbagai sudut daerah kabupaten Bima, belum lagi soal kejahatan yang namanya tingkat pelecehan seksual makin meningkat dan memburuk. Itu semua karena pemimpin yang sibuk mencari kesolehan di luar daerah sehingga tingkat kekerasan merajalela.

3.Makmur

Tugas pemerintah mencerdaskan pelayanan publik sesuai UUD No 25 THN 2009.

1. Demokrasi

2. Lingkungan

3. HAM

4. ekonomi

Dari uraian indikator ini Contradiction interminis oleh visi misi Bima ramah dan masih belum di distribusikan secara adil oleh pemerintah daerah kabupaten Bima dalam masa kepemimpinannya.

Bila mereka tanya solusi sebagai bonus.Bila umi di tawarkan yang lebih extrem turun dari jabatan.

4. Handal Artinya upaya untuk membentuk dan mewujudkan value/ Nilai dari daerah itu sendiri dan sehingga gabungan dari ketiga indikator di atas bisa kita ucapkan dalam pikiran yang berestetik, dan lebih dari itu kita imajinasi kan. Tetapi janji itu hanya menjadi Delus/beban dan bahkan terlalu sempurna untuk kita imajinatifkan. Karena pemerintah pikirannya cuman 2

1. Dimana Camera?

2. Dimana Elektabilitas?

Kedua alat inilah yang mempromosikan tukar tambah elektabilitas.

Karena hanya itu pula standar IQ pemerintah daerah kabupaten Bima.

Penulis: Burhanudin

Berita Terkait

*Sat Samapta Polres Pidie Jaya Gelar Patroli Perintis Presisi, Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif*
Dukung Penguatan Tata Kelola, Rutan Tanjung Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Kemenimipas
Rutan Kelas IIB Tanjung Raih Apresiasi Kanwil Ditjenpas Kalsel atas Kinerja Pemutakhiran Data
Tanamkan Nilai Integritas: Karutan Labuhan Deli Beri Pembekalan ke Generasi Penerus Pemasyarakatan
Wali Kota Langsa Nobar Piala Dunia Inggris vs Argentina Bersama Masyarakat di Videotron 
Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual
Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih
Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:19 WIB

Dukung Transformasi, Lapas Tebing Tinggi Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya Secara Virtual

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:47 WIB

Rutan Tanjung Pura Serahkan Alat Kebersihan kepada 26 Warga Binaan Tamping untuk Wujudkan Lingkungan Bersih

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:40 WIB

Sidang TPP Integrasi Rutan Tanjung Pura Bahas Usulan Integrasi 10 Narapidana dan Tamping Luar Tembok

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23 WIB

Komitmen Zero HALINAR, Lapas Narkotika Langkat Pastikan Perangkat Jammer Berfungsi Optimal

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WIB

Dukung Reintegrasi Sosial, Rutan Labuhan Deli Buka Ruang Kolaborasi dengan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:05 WIB

Lapas Perempuan Kelas IIA Medan Ikuti Virtual Pelantikan Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:53 WIB

Bangun Pemimpin Tangguh, Pelindo Regional 1 Gelar Business Fundamental Session Batch I untuk GM

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:51 WIB

Sempat Kabur ke Riau, Pengedar Sabu yang Dibebaskan Paksa Warga di Medan Akhirnya Ditangkap

Berita Terbaru

ARTIKEL

Perlukah Media Sosial Dibatasi Untuk Anak di Bawah 16 Tahun?

Kamis, 16 Jul 2026 - 10:36 WIB