Sosok Ideal Pemimpin Aceh di mata aktivis Mahasiswa 

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 27 Juli 2024 - 02:17 WIB

5081 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii.Com | LHOKSEUMAWE – Ini Sosok Pemimpin Aceh Yang Ideal Menurut Aktivis Mahasiswa,

Provinsi Aceh akan memasuki babak baru selama lima tahun ke depan, pasalnya masyarakat Aceh pada 27 November mendatang akan memilih pemimpin pada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah tahun 2024.

Kendati demikian sejumlah tokoh mulai bermunculan dari skala gubernur dan wakil gubernur bahkan hingga bupati dan wakil Bupati sampai walikota dan wakil walikota, tengah menjadi perbincangan hangat ditengah – tengah masyarakat daerah julukan Serambi Mekkah tersebut yang sebentar lagi akan memasuki era baru dalam hitungan beberapa bulan saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak heran segala lapisan masyarakat menaruh asa dan harapan besar akan sosok pemimpin Aceh di masa akan datang, sama halnya seperti aktivis mahasiswa yang memberikan pandangannya saat di mintai keterangan TLii.Com., Jum’at (26/07).

Zulfikar Aktivis Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh Kepada TLii.Com, mengatakan Pemimpin Aceh kedepan berkomitmen memajukan provinsi Aceh dengan pendekatan inovatif dan inklusif.

“Sebagai pemimpin aceh ke depan, harus berkomitmen untuk memajukan provinsi ini dengan pendekatan inovatif dan inklusif “Ujar Zulfikar Sekjen BEM UNIMAL.

Menurut Zulfikar, prioritas utama yang harus ada pada pemimpin Aceh yaitu membangun infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi keberlanjutan, memperkuat sistem pendidikan untuk menciptakan generasi yang terampil dan berdaya saing dan serta memperdayakan masyarakat lokal.

Zulfikar yang juga aktivitis Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Lhokseumawe Aceh Utara itu menilai sejumlah masalah di Aceh tidak terlepas dari kebijakan birokrasi yang hanya mementingkan unsur politis dari pada profesional dalam menjalankan wewenang.

“Berbagai permasalahan yang terjadi di Aceh karena birokrasi, lebih mementingkan unsur politis dari pada profesional dan tanggung jawab saat bekerja kegagalan dalam berbagai kebijakan dan program bukan di akibatkan pandemi, namun lemah pada kemimpinan Gubernur Aceh saat ini” Tegas Zulfikar

Ia menilai salah satu penyebab kemunduran di Aceh banyak permasalahan yang belum terselesaikan secara maksimal terkait pengangguran dan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, kesehatan dan Pendidikan, ketergantungan pada dana otonomi khusus (Otsus), dan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Mahasiswa yang menempuh pendidikan di Prodi Hukum Perdata Fakultas Hukum Unimal itu berharap sosok pemimpin ideal nantinya dapat membuka mata mengenai persoalan masalah yang sedang terjadi di Aceh.

“Tidak hanya mengembangkan program kerja untuk aceh kedepannya, tetapi harus mempertimbangkan dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi pemimpin aceh kedepannya berani dalam menegakkan reformasi kepemimpinan aceh yang bersih dari KKN, evaluasi kinerja agar Program berjalan sesuai rencana dan bermanfaat untuk masyarakat Aceh ” Imbuhnya.

“Kita menginginkan pemimpin dengan visi dan misi yang jelas dan komitmen kuat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat aceh, kami ingin perubahan yang nyata, bukan janji-janji kosong. Kami ingin pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat aceh dan keadilan yang harus diberikan. “Tutup Zulfikar (Sekretaris Jenderal Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Malikussaleh)” (Rasyid)

Berita Terkait

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka
3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK
Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan
7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK
Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Momentum Regenerasi Pemimpin, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Karutan Balikpapan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Perkuat Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab dan Pisah Sambut Kalapas Bontang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Panen Kacang Panjang dan Timun, Lapas Narkotika Samarinda Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Bangun Sinergi Akademik, Lapas Narkotika Samarinda Jajaki Kerja Sama Dengan Fakultas Hukum UNTAG

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Pawai Kemerdekaan, Band Lapas Narkotika Samarinda Meriahkan HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar PORSENAP Lomba Tradisional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Upacara Bendera dan Serahkan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Hadir di Tengah Masyarakat, Lapas Narkotika Samarinda Bersama PIPAS Semarakkan Kemerdekaan dengan Berbagi

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB