Pegawai RSUD Simeulue Perlu Pembinaan Agar Pasien Nyaman Berobat

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 23 September 2024 - 10:14 WIB

5029 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Simeulue – Pelayanan RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Simeulue memperihatinkan terutama dibagian loket pendaftaran kartu pasien, petugasnya lamban dalam melayani dan memproses registrasi para pasien bahkan terkesan tidak peduli dengan kondisi pasien yang sedang sakit telah menunggu lama dalam antriannya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal para pasien ini jauh-jauh datang dari berbagai pelosok kecamatan ingin berobat ke rumah sakit satu-satunya yang ada di Kabupaten Simeulue namun dilayani setengah hati oleh petugas dengan wajah tidak ramah dan sinis.

Seperti kejadian pada hari Jum’at (20/9) kemarin sempat terjadi konfrontasi adu mulut antara pasien dan pegawai RSUD Simeulue, peristiwa ini bermula pada saat salah seorang pasien Poli Penyakit Dalam mempertanyakan kepada petugas piket di loket pendaftaran kartu pasien nomor antriannya belum juga dipanggil sementara hari semakin sore apalagi pasien bersangkutan harus menjalani Fisioterapi lagi.

“Saya disini antri dari pukul 8 pagi lagi nomor antrian saya 83, pukul setengah 12 siang karena hari Jum’at loket tutup saya lihat baru 48 pasien yang terdaftar dari 3 loket yang beroperasi. Setelah selesai sholat Jum’at sekitar pukul 15.00 WIB sore harinya saya kembali lagi kesini, saya lihat nomor antrian masih jalan ditempat lalu saya tanya sama petugas piketnya kenapa lama sekali bergilir nomor antriannya, sementara sudah banyak pasien mengeluh tak kunjung dipanggil sama seperti saya,”jelas Eko.

“Saya tanya sama petugas piket, bu kenapa lama sekali kami bergiliran apakah ada kendalanya, pertanyaan saya dijawab dengan sikap tidak ramah dan ketus katanya bapak duduk saja ikut sistem antrian saja tidak usah banyak tanya. Lalu saya jawab balik, saya wajar bertanya bu ada apa kendalanya karena saya sudah antri dari pagi. Jawaban petugas semakin ngelantur saja katanya kalau bapak tidak mau sabar menunggu masuk lewat UGD saja atau tanyakan langsung kepada Direktur rumah sakit ke atas.

“Mendapat jawaban seperti itu saya pun beranjak naik keatas kelantai 2 untuk menjumpai Direktur RSUD namun sampai diatas saya dihalangi oleh pegawai stafnya disana mungkin mereka sudah saling berkomunikasi dengan petugas loket dibawah tadi, kami sempat cekcok adu mulut hingga mereka memanggil security.

Padahal maksud saya bukan mau bikin gaduh, saya cuma mau tanya sama Direkturnya sesuai suruhan dari petugas loket tadi. Kita sebagai masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dari mereka dan mereka berkewajiban memberikan informasi yang kita perlukan apalagi ini menyangkut penanganan pasien, kesehatan dan jiwa manusia bukan urusan main-main,”tambahnya.

“Turun saya dari atas dan kembali loket luar biasa tatapan petugasnya, saya dipelototi dengan sorot mata tajam dan raut wajah sangat marah tapi saya tidak menghiraukannya sama sekali. Biarkan mereka membenci saya dan membicarakan saya sesuka hati mereka, akibat sikap petugas loket kartu yang tidak profesional ini saya dirugikan semestinya saya dapat menjalani Fisioterapi hari ini sudah tidak dapat lagi karena waktunya sudah tidak cukup lagi.

Bukan saya saja yang kesal dan kecewa atas sikap seperti ini tapi banyak pasien yang sudah mengeluhkan, kalau memang tidak mampu atau tidak sanggup bekerja disini jangan dipaksakan supaya pelayanan rumah sakit tidak terkendala seperti ini, ada pegawai lainnya yang bisa bekerja lebih baik dan cakap dibidang nya.

Perihal-perihal seperti ini harus disikapi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah terutama kepala daerah dan Dinas Kesehatan agar masalah dirumah sakit ini tidak bertambah banyak dan meluas kedepannya,”tutup Eko Susanto ketua Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD-IWOI) Kabupaten Simeulue yang sedang berobat di RSUD Simeulue.

Dikutip dari berbagai narasumber ternyata kejadian serupa sudah sering terjadi bagian loket pendaftaran pasien RSUD Simeulue, sikap yang tidak ramah bahkan terkesan angkuh yang ditunjukkan oleh petugas terhadap pasien yang sudah lama menunggu antrian tentu sangat mempengaruhi kejiwaan para pasien yang sedang sakit membuat mereka tidak nyaman dalam menjalani perobatannya.

Para pasien sudah antri berjam-jam diruang tunggu pendaftaran kartu ditambah lagi antri diruang poli ternyata obat yang sangat dibutuhkan kosong di apotik, betapa kecewanya mereka jauh-jauh dari kampung bahkan ada yang terpaksa menginap dirumah saudaranya di kota Sinabang demi mendapatkan perobatan di RSUD Simeulue.

Obat di apotik RSUD Simeulue sering kosong stoknya sementara ada beberapa jenis obat tidak dijual bebas di apotik lain, rumah sakit daerah menjadi tumpuan satu-satunya masyarakat Simeulue untuk berobat harus menjadi skala prioritas utama pemerintah daerah Kabupaten Simeulue maupun pemerintah Aceh baik dalam fasilitasnya maupun pelayanannya. Sangat diharapkan pengawasan, evaluasi dan pembinaan serta penataan dari berbagai pihak berwenang demi kebaikan RSUD Simeulue dan kenyamanan masyarakat dalam berobat.

Dok: Redaksi

Berita Terkait

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan dan Warakawuri Lewat Anjangsana Penuh Makna
Dinsos Aceh Salurkan Bantuan UEP Aspirasi Almarhum Sofyan Puteh untuk 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara
Pergantian Antar Waktu, Walikota Langsa Lantik Mohammad Khoiri Sebagai Anggota KIP Langsa
Kang Yanyan, sang Pelatih Utama Mewaqafkan Waktu,Pikiran Tenaga untuk Tarung Derajat Aceh
SBC Ajak Masyarakat Kota Langsa Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Ikhlas
Cabut Nomor Urut, Tiga Cage Sidorejo Siap Rebut Kepercayaan Masyarakat
Lima Cage Meurandeh Teungoh Cabut Nomor Urut, Siap Bertarung di Pilchiksung 2026
Mulai Besok, Pemko Langsa Salurkan Jadup Tahap II, Walikota: Warga yang Belum Terdata Akan Diusulkan Kembali

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:54 WIB

Benteng Pertahanan Pertama, P2U Lapas Padangsidimpuan Perketat Pemeriksaan Petugas, Barang dan Pengunjung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan dari Tim Direktorat Pembimbingan Kemasyarakatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:42 WIB

Kepala Bapas Kelas I Medan Beri Arahan kepada Taruna Poktekimipas Jurusan Ilmu Pemasyarakatan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:46 WIB

Lapas Perempuan Medan Lakukan Pemeliharaan dan Perolingan Kunci Gembok Kamar Hunian

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:35 WIB

PT Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Dukung Hari Bhayangkara ke-80 Lewat Olahraga Bersama Stakeholder

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:16 WIB

Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat “Imigrasi untuk Rakyat”

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:14 WIB

Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai, Ciduk Spesialis Maling Besi Tower Di Binjai Barat*”

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Tetap Lakukan Proses Penyidikan Dugaan Penganiayaan di Taman Bunga

Berita Terbaru