Pangdam IM Bersama PJU Melaksanakan Fun Offroad Di Wilayah Lhong Aceh Besar.

REDAKSI

- Redaksi

Minggu, 23 Februari 2025 - 22:26 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han) bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Eva Niko Fahrizal, mengikuti kegiatan Sanggamara Fun Off-road yang berlangsung di wilayah belantara Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/2/2025).

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han) bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Eva Niko Fahrizal, mengikuti kegiatan Sanggamara Fun Off-road yang berlangsung di wilayah belantara Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/2/2025).

TIMELINES INEWS INVESTIGASI Banda Aceh, – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han) bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Eva Niko Fahrizal, mengikuti kegiatan Sanggamara Fun Off-road yang berlangsung di wilayah belantara Kecamatan Lhoong, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (23/2/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta, termasuk Kasdam IM beserta istri, Irdam IM beserta istri, Kapoksahli Pangdam IM beserta istri, para Asisten Kasdam IM beserta istri, serta para Kabalakdam IM beserta istri.

Kegiatan off-road ini mengambil titik start dan finish di Tribun Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. Rute yang ditempuh melintasi beberapa lokasi strategis, dimulai dari Lapangan Blang Padang kemudian berjalan melintasi Bundaran depan Masjid Jami’ Baiturrahim Ulee Lheue, Pertigaan Peukan Bada, dengan menggunakan jalur utama Banda Aceh – Meulaboh, sebelum akhirnya tiba di Masjid Nurul Falah Blang Me.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian perjalanan berlanjut ke Air Terjun Elnaja di Kecamatan Lhoong melalui jalur off-road yang ekstrem. Setelah menikmati keindahan alam di lokasi air terjun, peserta kembali ke Lapangan Blang Padang melalui jalur utama Banda Aceh – Meulaboh.

Rute yang ditempuh dalam kegiatan ini penuh tantangan, dengan jalur berbatu, tanjakan curam, serta lintasan berlumpur yang menuntut keterampilan tinggi dalam berkendara. Meskipun demikian, dengan semangat kebersamaan dan kekompakan, Pangdam IM beserta seluruh peserta berhasil menaklukkan setiap rintangan menggunakan kendaraan 4×4 yang telah dipersiapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menguji adrenalin dan keterampilan mengemudi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam penanggulangan bencana.

“Kegiatan Fun Off-road ini bukan hanya sekadar uji keberanian, tetapi juga melatih kerja sama, kepemimpinan, serta strategi dalam menghadapi tantangan. Selain itu, ini juga menjadi sarana latihan untuk menjangkau medan sulit dalam situasi darurat, seperti evakuasi atau distribusi logistik saat terjadi bencana alam,” ujar Pangdam IM.

Pangdam IM juga menambahkan bahwa partisipasi komunitas off-road dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dalam menghadapi kondisi medan ekstrem yang sering menjadi kendala saat terjadi bencana. Dengan adanya kolaborasi lintas komunitas, diharapkan kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman seru bagi para off-roader, tetapi juga memiliki dampak positif bagi masyarakat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” tambah Pangdam IM.

Kegiatan Sanggamara Fun Off-road ini menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas off-road di Aceh, sekaligus menguatkan solidaritas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan di medan berat. Dengan keberhasilan acara ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Berita Terkait

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terbaru