DARI LAPAK NASI GORENG DI CIBALIUNG KE HARVARD UNIVERSITY

PUTRI RAHMAWATI

- Redaksi

Senin, 14 April 2025 - 21:41 WIB

50126 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa
TIMELINES INEWS

Pandeglang, Banten – Tak ada yang menyangka bahwa seorang anak dari pedagang nasi goreng pinggir jalan di Alun-Alun Sukajadi, Cibaliung, Pandeglang, yang pernah merasakan tidur di jalan selama 10 hari karena tidak mampu membayar kontrakan, kini akan melanjutkan pendidikan S2 di salah satu kampus terbaik dunia Harvard University.

Muhamad Yani, pemuda asal Cibaliung, resmi diterima di Harvard Graduate School of Education untuk program Human Development and Education, sebagaimana diumumkan oleh pihak universitas pada 7 Maret 2025. Perjalanan Panjang dan Penuh Perjuangan Muhamad Yani lahir dari keluarga sederhana. Ibunya hanya lulusan sekolah dasar, sementara ayahnya tidak pernah mengenyam pendidikan formal. Kakaknya bahkan harus berhenti kuliah di semester 4 demi membantu Yani agar bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di Bali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, keterbatasan ekonomi tak pernah menjadi alasan untuk berhenti bermimpi.
Yani memulai pendidikannya di Universitas Udayana, Bali, mengambil jurusan Agribisnis. Di semester empat, ia menemukan panggilan hatinya di bidang pendidikan,pengembangan potensi, dan pemberdayaan pemuda desa.

Dari Cibaliung untuk Indonesia Pada tahun 2022, Yani mendirikan Leuweung Hub Foundation, sebuah gerakan pendidikan non-formal yang telah membantu lebih dari 287 pelajar desa di Cibaliung memperoleh beasiswa jenjang S1, baik di dalam maupun luar negeri. Melalui program Duta Inisiatif Indonesia, yang tersebar di 34 dari 38 provinsi, Yani telah menggerakkan lebih dari 41.000 anak muda Indonesia untuk terlibat aktif dalam isu pendidikan, potensi desa, dan pembangunan berkelanjutan.

Selain aktif di bidang sosial dan pendidikan, Yani juga pernah meraih penghargaan internasional. Pada tahun 2022, ia meraih Medali Perak (Silver Medal) dalam pameran inovasi internasional di Kroasia atas produk herbal ciptaannya bernama Ecobestea teh inovatif yang dikembangkan untuk meningkatkan fungsi kognitif otak dan daya tahan tubuh secara alami. Inovasi ini mengangkat potensi tanaman lokal
Indonesia dan menjadi sorotan di tingkat global.

Sebelum memulai kuliah di Harvard pada Juni 2025, Yani akan terlebih dahulu mengikuti YSEALI Academic Fellowship Program (AFP) yang diselenggarakan oleh U.S. Department of State. Program ini berlangsung dari 17 April hingga 22 Mei 2025 di Northern Arizona University, Amerika Serikat. Dalam program ini, Yani akan bergabung bersama pemuda-pemudi terpilih se-Asia Tenggara untuk melakukan pertukaran pemuda, memperdalam isu-isu sosial, serta mengembangkan proyek sosial berbasis komunitas yang dapat diterapkan di Indonesia.

Bersiap ke Harvard, Membawa Mimpi Ribuan Anak Desa Dengan rangkaian prestasi yang telah dicapai, Muhamad Yani akan menjadi putra pertama dari Kabupaten Pandeglang yang diterima di Harvard University. Misinya kini semakin kuat: menciptakan ekosistem pendidikan yang adil, merata, dan mampu menjembatani mimpi anak-anak dari desa terpencil seperti dirinya.

“Setiap anak di Cibaliung harus bisa bermimpi tanpa batas. Saya ingin membuktikanbahwa garis takdir bisa diubah, bahwa anak desa pun bisa berdiri di panggung dunia,”ujar Yani .

Berita Terkait

Dari Maulid Nabi, SMAN 1 Simpang Rimba Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Kunjungan ke Lapas Narkotika Pangkalpinang, Bahar Buasan Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Daerah
Perdana Tahun Pertama Turun di Karnaval Tingkat Provinsi, Desa Simpang Rimba Sukses Curi Perhatian Penonton
Semarak HUT ke-81 RI, SMAN 1 Simpang Rimba Tampil Penuh Semangat di Tingkat Provinsi
Semarak HUT Ke-81 RI di Permis Dan Rajik, Karnaval Penuh Warna Sukses Hidupkan Suasana
Karnaval HUT ke-81 RI Pecah! PBB dan Kreativitas Warga Warnai Simpang Rimba
Edukasi Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unmuh Babel Gelar Sosialisasi PHBS di SDN 16 Riau Silip
Bunda Literasi Pangkalpinang Apresiasi Pelatihan Literasi “Coaching Membaca Nyaring” TBM Arisya Bersama Penggerak Literasi dan Masyarakat Pangkalpinang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:39 WIB

Pelantikan Pejabat Manajerial dan Nonmanajerial, Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Tata Kelola Organisasi

Rabu, 2 September 2026 - 19:19 WIB

Lapas Pemuda Kelas III Langkat Lakukan Skrining TBC dengan Rontgen Dada untuk WBP

Selasa, 1 September 2026 - 20:18 WIB

Target 2027: Bapas Palangka Raya Siapkan Diri Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:12 WIB

Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi Optimalkan Lahan Asimilasi untuk Pembinaan Keterampilan dan Ketahanan Pangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Rafi Aroskari Ukir Emas untuk Aceh di Kejurnas Pelajar Jatim 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:58 WIB

PT Pelindo Regional 1 Dukung Car Free Day di Belawan, Dorong Lingkungan Sehat dan Penguatan UMKM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Edukasi Humanis, Satlantas Polres Pelabuhan Belawan Ingatkan Pengemudi Ojek Pakai Helm SNI & Lengkapi Surat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Berita Terbaru