Respon Cepat: Polres Pidie Jaya Kirim Tim Identifikasi ke Lokasi Penemuan Mayat

- Redaksi

Jumat, 11 April 2025 - 22:20 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii.Pidie Jaya* – Masyarakat Gampong Meuko Baroh, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat remaja laki-laki di area rawa yang tak jauh dari pekarangan Dayah Anwarul Munawwarah, Jumat, 11 April 2025.

Penemuan mayat tersebut bermula saat dua warga, Furqan dan Fudri, mencium aroma menyengat ketika hendak menuju balai pengajian. Setelah ditelusuri, mereka menemukan mayat dalam kondisi mengenaskan. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada ustaz pesantren, yang kemudian diteruskan ke personel Polsek Bandar Dua, Polres Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Pidie Jaya bergerak cepat. Tim identifikasi yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Kompol Muara Uli Saut Hamonangan turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Pidie Jaya guna keperluan visum.

Mayat tersebut kemudian diketahui bernama Anis Maula (16), seorang santri asal Gampong Sangso, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen. Jasadnya ditemukan dalam kondisi membusuk dan mengapung di pinggiran rawa.

 

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, melalui Kasat Reskrim Iptu Fauzi Atmaja membenarkan penemuan tersebut dan menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban.

 

Menurut pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Senin malam, 7 April 2025, sekitar pukul 20.00 WIB, saat berpamitan untuk keluar sebentar dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam. Sejak itu, korban tidak pernah kembali dan dinyatakan hilang.

 

Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Pemeriksaan medis dan forensik menjadi langkah lanjutan untuk mengungkap misteri di balik kematian santri muda ini.

 

Warga dan pihak keluarga berharap agar proses penyelidikan berjalan maksimal sehingga tabir kematian korban dapat segera terungkap dan memberikan kejelasan serta keadilan bagi pihak yang ditinggalkan.

Editor zulkarnaini

Berita Terkait

Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:04 WIB

Ada Apa di Balik Program MBG Aceh Barat? LANA Desak Kejari Aceh Barat Usut Program MBG, Dugaan Mark Up dan Kelebihan Bayar Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:29 WIB

LANA-Ibadah Bukan Kewajiban Birokrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:46 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:50 WIB

LANA Desak Kejari Aceh Barat Bongkar Mafia Tambang Ilegal dan Usut Penjualan Emas Hasil Kejahatan Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:03 WIB

LANA Desak DPRA Gunakan Hak Interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Soroti Polemik JKA dan Pergub Kontroversial

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

LANA Soroti Kinerja Penanganan Banjir, Desak Evaluasi Kepemimpinan Bupati Aceh Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

Berita Terbaru