Dukung Pemulihan Psikis Anak Korban Bullying, Polres Pidie Jaya Lakukan Trauma Healing dan Bantuan Sosial*

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 18:36 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timelinesinews.com.Pidie Jaya* – Sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan anak dan dukungan terhadap pemulihan psikis korban kekerasan, Polres Pidie Jaya melaksanakan kegiatan Trauma Healing dan menyerahkan bantuan sosial kepada seorang anak korban perundungan (bullying) di Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (4/5/2025) siang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, S.H., CPHR., CBA,.mewakili Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H, S.I.K., M.H., dan turut didampingi oleh personel Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim serta sejumlah Polwan Polres Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan Trauma Healing dilaksanakan langsung di kediaman korban yang masih duduk di bangku SMP, sebagai bentuk respon cepat dan nyata Polres Pidie Jaya dalam menangani dampak psikologis akibat tindakan bullying yang dialami korban.

 

Selain konseling psikologis, pihak kepolisian juga menyalurkan bantuan tali asih berupa kebutuhan dasar sebagai wujud kepedulian dan dukungan moril-materiil dari institusi kepada keluarga korban.

 

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini dan ingin menegaskan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat anak dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat secara mental,” ujar Kompol Iswahyudi kepada awak media.

 

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pidie Jaya akan terus berkomitmen memberikan pendampingan terhadap korban bullying serta melakukan langkah-langkah preventif agar kasus serupa tidak terulang.

 

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata pendekatan humanis Polri serta diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat korban dan keluarganya, sekaligus menggugah kesadaran publik akan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan.

Editor zulkarnaini

Berita Terkait

Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat
LANA Libatkan Kejaksaan Awasi MBG di Aceh Barat, Dorong Transparansi Penggunaan Anggaran Negara
SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:04 WIB

Ada Apa di Balik Program MBG Aceh Barat? LANA Desak Kejari Aceh Barat Usut Program MBG, Dugaan Mark Up dan Kelebihan Bayar Jadi Sorotan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:29 WIB

LANA-Ibadah Bukan Kewajiban Birokrasi

Senin, 18 Mei 2026 - 15:46 WIB

LANA Apresiasi Mualem Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:50 WIB

LANA Desak Kejari Aceh Barat Bongkar Mafia Tambang Ilegal dan Usut Penjualan Emas Hasil Kejahatan Lingkungan

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:03 WIB

LANA Desak DPRA Gunakan Hak Interpelasi terhadap Gubernur Aceh, Soroti Polemik JKA dan Pergub Kontroversial

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:10 WIB

LANA Soroti Kinerja Penanganan Banjir, Desak Evaluasi Kepemimpinan Bupati Aceh Barat

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:53 WIB

LANA Kritik Bupati Aceh Barat, Nilai Penanganan Banjir Minim Inisiatif

Berita Terbaru