Pelindo Malahayati Dorong Perekonomian Aceh melalui Logistik dan Pemberdayaan UMKM ‎

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 15:00 WIB

5080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎TLII>>KRUENG RAYA, 24 Mei 2025 – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui pengelolaan Pelabuhan Malahayati di Krueng Raya, Aceh Besar, terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung perekonomian Aceh. Dengan dua sub-holding utama, yaitu Pelindo Multi Terminal dan Pelindo Jasa Maritim, pelabuhan ini menjadi tulang punggung logistik sekaligus motor penggerak pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pelindo Malahayati Dorong Perekonomian Aceh melalui Logistik dan Pemberdayaan UMKM

‎Pelindo Malahayati menyediakan layanan utama berupa jasa kepanduan, tunda, serta bongkar muat peti kemas dan kargo curah. Didukung fasilitas modern seperti Harbour Mobile Crane (HMC), reach stacker, dan forklift, pelabuhan ini menangani rata-rata 100 kontainer per bulan dari 5–8 kapal, dengan komoditas dominan berupa sembako dan semen. “Kami siap mendukung logistik Aceh dengan infrastruktur yang memadai, termasuk lapangan penumpukan dan alat bongkar muat canggih,” ujar Khudri Al Akbar, Deputy Branch Manager Pendukung Operasi PT Pelindo Multi Terminal Branch Malahayati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Meski memiliki kedalaman dermaga 9 meter yang mampu menampung kapal hingga 25.000 ton, Pelindo berencana melakukan pengurukan dermaga untuk mendukung kapal yang lebih besar, sehingga meningkatkan kapasitas ekspor. Saat ini, minimnya komoditas ekspor dari Aceh menjadi kendala, dengan banyak pengusaha masih mengandalkan Pelabuhan Belawan (Medan) untuk distribusi. “Kami ingin Malahayati menjadi hub logistik utama Aceh, memangkas biaya hingga 30% dibandingkan jalur darat, sekaligus lebih aman dan efisien,” tambah Khudri.

‎Selain logistik, Pelindo aktif memberdayakan masyarakat melalui program TJSL. Pada 2024, Pelindo Malahayati mengalokasikan Rp2,3 miliar untuk membangun infrastruktur publik seperti jalan dan sekolah, serta menyalurkan bantuan sosial berupa takjil, santunan anak yatim, sembako, dan daging kurban di Aceh Besar, Banda Aceh, dan Aceh Barat. “Kami berkomitmen meningkatkan anggaran TJSL pada 2025 untuk memperluas dampak positif bagi masyarakat,” jelas Khudri.

‎Pelindo mendorong pengusaha Aceh memanfaatkan Malahayati untuk ekspor komoditas unggulan seperti kopi Gayo, nilam, dan hasil laut ke Malaysia atau Thailand. Dengan dukungan pemerintah Aceh yang kondusif, Pelindo berharap adanya investasi kapal khusus untuk ekspor langsung dari Malahayati. “Aceh memiliki potensi alam yang besar. Kami siap mendukung pengusaha dan pemerintah untuk menjadikan Malahayati sebagai gerbang ekspor mandiri,” tegas Khudri.

‎Melalui kombinasi infrastruktur logistik modern dan program TJSL, Pelindo Malahayati tidak hanya memperkuat konektivitas ekonomi Aceh, tetapi juga membangun kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan kontribusi sosial yang berkelanjutan.

‎Dengan visi menjadikan Pelabuhan Malahayati sebagai hub logistik utama, Pelindo mengajak pemerintah dan pelaku usaha untuk bersama-sama menggali potensi Aceh, mengurangi ketergantungan pada pelabuhan luar, dan membangun masa depan ekonomi yang lebih cerah bagi masyarakat Aceh.

Berita Terkait

Petugas Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Sinergi dengan Warga Binaan Melalui Pengarahan dan Diskusi Dua Arah
Tertib Aturan Integrasi, Klien Bapas Palangka Raya Lapor Diri 3 Hari Setelah Pulang dari Haji 1447 H
Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi
Siapkan 128.784 Kursi + Diskon 30% KA Sribilah Fakultatif, KAI Sumut Amankan Angkutan Libur Sekolah
Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:09 WIB

Diduga SPBU 15.212.611 Simpang Tutun Silau Laut Bebas Layani Pengisian BBM Menggunakan Jerigen

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:49 WIB

Polda Sumut Resmikan Dua SPPG lagi di Asahan, Penerima Manfaat MBG Tembus 346 Ribu Orang

Sabtu, 22 November 2025 - 15:49 WIB

Diduga Ada Aktivitas Bbm Ilegal Di Tpi Bagan Asahan, Klarifikasi Lanal Tanjungbalai Asahan Dipertanyakan

Selasa, 30 September 2025 - 08:56 WIB

Kanwil Kemenkumham Sumut Sosialisasikan Posbankum, Perkuat Akses Keadilan Di Asahan

Selasa, 2 September 2025 - 20:24 WIB

Rapat Pembahasan Hibah Tanah Dan Bangunan untuk Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:28 WIB

Kanwil Imigrasi Sumut Lakukan Koordinasi dengan Pemkab Asahan Bahas Rencana Pembangunan Kantor Imigrasi di Kisaran

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:15 WIB

Kanwil Kemenkum Sumut Gelar Rapat Harmonisasi Tiga Ranperbup Kab. Asahan Tahun 2025–2026

Senin, 16 Juni 2025 - 16:02 WIB

PT Pelindo Regional 1 Tanjung Balai Asahan dan Imigrasi Bahas Pembangunan PMI Lounge di Pelabuhan Teluk Nibung

Berita Terbaru