TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
13/08/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung, 13 Agustus 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung menerima kunjungan dari Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi pelaksanaan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Kamis (13/8/2026).

Kunjungan tersebut diwakili Kepala Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong, Muhammad Agus Norrahman. Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyerahkan bantuan berupa 1.000 ekor bibit ikan lele serta bibit tanaman tomat, terong, cabai, dan pepaya untuk mendukung pengembangan kegiatan pertanian dan perikanan di lingkungan Rutan Tanjung.

Bantuan diterima langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, didampingi pejabat struktural dan jajaran petugas Rutan Tanjung. Seluruh bantuan tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan dalam program pembinaan kemandirian dengan melibatkan warga binaan secara aktif.

Melalui kegiatan budidaya tersebut, warga binaan akan mendapatkan pengalaman dan keterampilan praktis, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga perawatan dan budidaya ikan. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, ketekunan, serta kemandirian.
Penyerahan bantuan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara Rutan Kelas IIB Tanjung dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mendukung keberhasilan program pembinaan. Kolaborasi lintas sektor tersebut membuka ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan produktif yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Pengembangan pertanian dan perikanan di Rutan Tanjung sekaligus menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kedelapan mengenai kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).
Area Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) yang tersedia di lingkungan Rutan Tanjung terus dioptimalkan sebagai lahan produktif sekaligus media pembelajaran bagi warga binaan.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, lahan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan pembinaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong atas dukungan yang diberikan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong atas bantuan bibit ikan lele dan bibit tanaman yang diberikan. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik mungkin dengan melibatkan warga binaan dalam proses budidayanya.
Sinergi seperti ini sangat penting karena melalui kolaborasi, pembinaan dapat dikembangkan menjadi lebih produktif dan memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Raymon menilai, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat kualitas pembinaan kemandirian. Keterlibatan langsung warga binaan dalam kegiatan budidaya diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk pengalaman dalam mengelola kegiatan secara bertanggung jawab.
Rutan Tanjung berharap kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian Kabupaten Tabalong dapat terus dikembangkan melalui pendampingan, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan berbagai kegiatan pertanian dan perikanan lainnya.
Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat program pembinaan sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara optimal.
Melalui kerja sama tersebut, Rutan Kelas IIB Tanjung terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan keterampilan serta kemandirian warga binaan.
Kegiatan kunjungan dan penyerahan bantuan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai wujud nyata sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan warga binaan, Ungkapnya.
(***)




























