Dua WNA Diamankan Imigrasi Banda Aceh, Diduga Langgar Aturan Keimigrasian

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Selasa, 24 Juni 2025 - 18:04 WIB

5079 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua WNA Diamankan Imigrasi Banda Aceh, Diduga Langgar Aturan Keimigrasian

Dua WNA Diamankan Imigrasi Banda Aceh, Diduga Langgar Aturan Keimigrasian

TLII>>Banda Aceh — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menggelar konferensi pers pada Selasa siang, (24/6/2025) terkait pengamanan dua warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan pelanggaran aturan keimigrasian di wilayah kerja Banda Aceh.

 

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Imigrasi Beurawe, Banda Aceh, dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Ginto Ginting, perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kepala Bidang Wasdakim Kanwil Kemenkumham Aceh, serta unsur Satgas BAIS TNI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua WNA Diamankan Imigrasi Banda Aceh, Diduga Langgar Aturan Keimigrasian

Dalam keterangannya, Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh Ginto Ginting mengungkapkan bahwa kedua WNA tersebut diamankan setelah dilakukan serangkaian pengawasan dan penelusuran intensif oleh tim intelijen dan pengawasan keimigrasian.

 

WNA Pertama: MA, Warga Pakistan

 

WNA pertama yang diamankan berinisial MA (57), pria kelahiran Pushab, Pakistan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, MA diketahui masuk ke Indonesia secara ilegal pada tahun 2024 melalui Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, setelah sebelumnya datang dari Malaysia.

 

“MA masuk ke wilayah Indonesia tanpa dokumen resmi dan berpindah-pindah tempat. Setelah dari Tanjung Pinang, ia menuju Jakarta dan tinggal selama empat bulan. Kemudian, ia pindah ke Pontianak, Kalimantan Barat, dan akhirnya masuk ke Banda Aceh pada Mei 2025,” ujar Ginto.

 

Selama di Banda Aceh, MA menjalankan aktivitas sebagai pedagang kaligrafi keliling. Ia mengaku membeli lukisan kaligrafi tersebut di Jakarta dan hidup secara mandiri tanpa dukungan pihak lain.

Dua WNA Diamankan Imigrasi Banda Aceh, Diduga Langgar Aturan Keimigrasian

Pihak Imigrasi menduga MA melanggar Pasal 113 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun. Barang bukti yang turut diamankan berupa sejumlah dokumen dan lukisan yang dijual oleh MA.

 

WNA Kedua: NK, Warga Malaysia

 

Sementara itu, WNA kedua yang diamankan berinisial NK, asal Kelantan, Malaysia. NK tercatat masuk ke Indonesia melalui pelabuhan Dumai pada 16 Maret 2020 menggunakan paspor Malaysia yang berlaku hingga Mei 2025.

 

“Sejak tahun 2020 hingga 2023, NK tinggal di salah satu dayah (pesantren) di wilayah Aceh Besar. Pada 2023, NK menikah dengan seorang perempuan warga negara Indonesia dan menetap di kawasan Merduwati,” tambah Ginto.

 

Saat ini, pihak Imigrasi tengah mendalami status izin tinggal dan legalitas pernikahan NK, serta mengevaluasi kemungkinan adanya pelanggaran terhadap aturan keimigrasian Indonesia.

 

Barang bukti berupa paspor Malaysia turut diamankan sebagai bagian dari proses pemeriksaan lebih lanjut.

 

Penegakan Hukum dan Langkah Lanjutan

 

Ginto Ginting menegaskan bahwa Kantor Imigrasi Banda Aceh akan terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menindak tegas setiap pelanggaran keimigrasian, khususnya oleh WNA yang masuk secara ilegal atau menyalahgunakan izin tinggal.

 

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara dari potensi pelanggaran oleh pihak asing. Kami akan terus melakukan pengawasan ketat di seluruh wilayah kerja,” tegasnya.

Berita Terkait

Kegiatan Daring Via Zoom Rabu 28/10/2026 Karutan Raymon Andika Girsang Ikuti dari Kanwil Ditjenpas Kalsel
Upacara di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung Rabu 28/10/2026 Ikuti Pejabat Struktural Petugas Magang dan Warga Binaan
Upacara di Lapangan Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung Rabu 28/10/2026 Ikuti Pejabat Struktural Petugas Magang dan Warga Binaan
Kalapas Kelas IIB Tebing Tinggi Bahtiar Sembiring Hadir Dukung Penguatan Kolaborasi Antarinstansi Rabu
Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual
Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Sidang di Aula Bapas Palangka Raya Rabu 28/10/2026 Bahas Cermat Pemenuhan Syarat Administrasi dan Substantif
Upacara Khidmat di Halaman Kantor Bapas Rabu 28/10/2026 Ikuti Seluruh Pegawai dan Peserta Magang Tema Patriotik Gigih Berempati

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Primkopasindo Salurkan Bantuan Beras kepada Keluarga Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Gelar Pengenalan Wahana Sarana Asimilasi dan Edukasi di Area SAE

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Wujud nyata kepedulian sosial, lapas narkotika samarinda sambangi masyarakat melalui program jum”at berkah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Perkuat Fungsi Pengamanan dan Integritas, Dirpatnal Ditjenpas Berikan Penguatan di Lapas Narkotika Samarinda

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Kembali Gelar Pesantren Kilat Tanaman kan Nilai Akhalak Dan Hadist Bagi Warga Binaan.

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:15 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Hadirkan Pembinaan Positif Berkelanjutan Dukung Kesehatan dan Pembentukan Perilaku Baik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Lapas Narkotika Samarinda Laksanakan Rolling dan Pemeriksaan Gembok Pengamanan

Berita Terbaru