TLii|MEUREUDU* – Upaya pemulihan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya pascabencana hidrometeorologi Aceh terus mendapat dukungan melalui kolaborasi lintas sektor. Hal itu terlihat dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak Tahap II yang digelar di Gedung MTQ Gampong Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dimonitor oleh Kapolres Pidie Jaya *AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H.,* bersama sejumlah unsur pemerintah daerah, legislatif, dan instansi terkait. Hadir pula Anggota Komisi V DPR RI *H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P.,* Bupati Pidie Jaya *H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E.,* serta Direktur Politeknik Pelayaran Malahayati *Ir. Andi Fiardi, S.T., M.T., CGRE.*
Dalam sambutannya, Bupati Pidie Jaya menyampaikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kontribusi nyata untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas wawasan masyarakat, serta menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI H. Ruslan M. Daud mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan bersama Politeknik Pelayaran Malahayati dan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, momentum pascabencana harus dimanfaatkan untuk membuka lebih banyak peluang pendidikan, pelatihan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Pidie Jaya.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi bersama jajaran turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Kehadiran kepolisian menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung proses pemulihan masyarakat setelah bencana.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan Selawat, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Aceh, laporan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat, sambutan, serta pembukaan kegiatan secara resmi. Acara juga diisi penyerahan cendera mata atau plakat kepada sejumlah tamu undangan dan ditutup dengan doa serta foto bersama.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Program ini diharapkan dapat mendukung pemulihan masyarakat Pidie Jaya, baik dari aspek fisik, sosial, ekonomi maupun penguatan kapasitas menghadapi potensi bencana


































