TLii | ACEH | Kutacane, Bukit Tusam – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Kecamatan Bukit Tusam tahun 2025 sukses digelar dengan semarak dan penuh makna. Bertempat di halaman Kantor Camat Bukit Tusam, acara berlangsung selama dua hari, sejak Senin hingga ditutup secara resmi pada Selasa, 1 Juli 2025.
Dengan mengusung tema “Generasi Muda yang Qurani untuk Menyujudkan Aceh Tenggara Maju dan Bermartabat demi menyongsong masa depan yang cemerlang”, ajang ini menjadi momentum penting dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Sebanyak 215 peserta dari 23 desa se-Kecamatan Bukit Tusam ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka bertanding dalam sejumlah cabang lomba yang mencerminkan kedalaman ilmu dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, yakni:
Tilawah Al-Qur’an (Putra/Putri)
Hifzhil Al-Qur’an (Putra/Putri)
Fahmil Al-Qur’an (Putra/Putri)
Syarhil Al-Qur’an (Putra/Putri)
Khattil Al-Qur’an (Putra/Putri)
Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) (Putra/Putri)
Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga menjadi media silaturahmi antarwarga desa, serta sarana menanamkan nilai-nilai Qurani sejak usia dini, Kompetisi ini sekaligus menjadi ajang seleksi untuk menjaring qari dan qariah terbaik yang akan mewakili kecamatan ke tingkat kabupaten nantinya.
Acara MTQ ke-40 ini turut dihadiri oleh para Forkopimcam, pengulu/kepala desa se-Kecamatan Bukit Tusam, tokoh masyarakat, serta orang tua peserta yang setia mendampingi anak-anak mereka.
Dalam sambutannya saat penutupan acara, Camat Bukit Tusam, Syukri, SE., MM., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar. Ia menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi harus menjadi ruang pembinaan nilai moral dan spiritual.
> “Al-Qur’an bukan hanya untuk dilombakan, tapi untuk dihayati dan diamalkan. Mari kita jadikan MTQ ini sebagai sarana memperkuat karakter Islami dan memperteguh keimanan masyarakat kita,” ujar Syukri dengan penuh semangat.
Sorotan utama pada penutupan MTQ ini adalah keberhasilan Kampung Kute Darussalam mempertahankan gelar Juara Umum untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi dan komitmen desa tersebut dalam membina generasi Qurani.
Pengulu Kute Darussalam, As’ari Yemen, yang hadir mewakili para kepala desa, turut menyampaikan apresiasinya atas semangat kebersamaan dalam pelaksanaan MTQ ini.
> “Kami bangga, bukan hanya karena juara, tapi karena semangat cinta Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan anak-anak kita. Dari lereng Bukit Tusam, kita menanam benih generasi Qurani yang kelak jadi penerang negeri,” tuturnya di hadapan awak media.
Lebih dari sekadar lomba, MTQ ke-40 Kecamatan Bukit Tusam menjadi simbol komitmen kolektif masyarakat terhadap nilai-nilai Islam. Semangat ukhuwah Islamiyah begitu terasa, menyatukan 23 desa dalam gema ayat-ayat suci yang menggugah jiwa.
Diharapkan, dari kegiatan ini akan tumbuh generasi muda yang tidak hanya pandai melantunkan Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya pedoman hidup dalam menapaki masa depan. Semangat yang tertanam hari ini menjadi fondasi bagi Aceh Tenggara yang maju, religius, dan bermartabat.
(Kang Zuna – Reporter)



























