SYEH MUHARRAM : 602 KDMP di Aceh Besar Berbadan Hukum, Siap Gerakkan Ekonomi Desa

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 17:18 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menghadiri rapat konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten/Kota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis (18/9/2025). Foto: MC/ Aceh Besar.

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menghadiri rapat konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten/Kota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis (18/9/2025). Foto: MC/ Aceh Besar.

TIMELINES iNEWS Investigasi |ACEH BESAR – Bupati Aceh Besar,H. Muharram Idris yang akrab disapa Dengan Syeh Muharram Ikut menghadiri Rapat Konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten/Kota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Banda Aceh, (18/9/2025).

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menghadiri rapat konsolidasi Satgas Nasional, Satgas Provinsi, dan Satgas Kabupaten/Kota Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Aceh di Gedung Serbaguna Setda Aceh, Kamis (18/9/2025). Foto: MC/ Aceh Besar.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E. dan dihadiri langsung oleh Ketua Satgas Nasional Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Pertemuan Tersebut, Syeh Muharram menyampaikan, saat ini Di Kabupaten Aceh Besar sudah terbentuk 602 KDMP di gampong-gampong dalam wilayahnya yang telah berbadan hukum dan siap beroperasi. Menurutnya, koperasi desa tersebut akan menjadi ujung tombak penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

“Di Aceh Besar kita sudah siapkan 602 KDMP yang berbadan hukum dan siap di operasional. Harapan kami, koperasi ini benar-benar dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus solusi untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya Muharram disela-sela rapat.

 

Bupati juga menegaskan pentingnya dukungan permodalan dari pihak perbankan, khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI), agar KDMP dapat segera berjalan optimal.

 

“Kami berharap BSI dapat segera merealisasikan anggaran untuk mendukung keberlanjutan KDMP. Dengan adanya dukungan modal, koperasi desa bisa langsung menyerap hasil panen petani dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,”ungkap

nya.

 

Selain itu, Bupati Muharram menyoroti pemanfaatan aset yang selama ini kurang produktif agar dapat diserahkan kepada koperasi desa untuk dikelola secara maksimal. Ia menilai, langkah tersebut dapat memperkuat basis ekonomi lokal.

 

“Aset yang tidak berfungsi maksimal sebaiknya bisa diserahkan ke KDMP agar bisa memberi manfaat nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Wagub Fadhlullah dalam laporannya menjelaskan, di seluruh Provinsi Aceh telah terbentuk 6.497 KDMP, namun baru 75 yang beroperasi penuh. Ia menegaskan, dana desa yang selama sepuluh tahun terakhir mencapai Rp49,1 triliun harus benar-benar diarahkan untuk mendukung kemandirian gampong, termasuk melalui KDMP.

 

“KDMP bukan hanya wadah ekonomi, tetapi Juga sebagai motor penggerak desa untuk menjawab persoalan ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan masyarakat,” sebut Fadhlullah.

 

Sementara itu, Ketua Satgas Nasional Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya penyatuan langkah antara pusat dan daerah. Ia mengungkapkan, KDMP akan menjadi saluran utama penyerapan gabah petani maupun distribusi bantuan pangan.

 

“Kalau koperasi desa sudah berjalan, dia bisa langsung menyerap gabah petani. Koperasi yang bayar, nanti Bulog yang beli dari koperasi. Desa akan mandiri,” tegas Zulkifli.

 

 

Turut hadir dalam Rapat tersebut Wamendagri Bima Arya, Kepala Badan Pangan Nasional, anggota DPR RI Nazaruddin Dekgam, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, Sekda Aceh, para bupati/wali kota, sejumlah kepala SKPA, dan Plt Kadis kopukmdag Aceh Besar Sulaimi.*[TU]

Berita Terkait

“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”
Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:29 WIB

“Akankah Sang Senior Muslim Agani Mengungkap Jejak di Balik Sengketa Tanah Seuneubok Bayu?”

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 21:45 WIB

Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB