TLii | Aceh | Blangkejeren, 17 Oktober 2025 —
Dalam rangka menumbuhkan semangat pengabdian dan kedisiplinan prajurit, Kodim 0113/Gayo Lues melaksanakan Upacara Bendera Tujuh Belasan di Lapangan Upacara Makodim 0113/Gayo Lues, Desa Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (17/10/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0113/Gayo Lues, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo, S.I.P., dan diikuti oleh seluruh personel Kodim 0113/Gayo Lues.
Bertindak sebagai Perwira Upacara yakni Pasipers Kapten Kav Parji, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Danramil 05/Pining, Lettu Inf Yusuf.

Dalam amanatnya, Dandim 0113/Gayo Lues membacakan pesan Panglima TNI, yang menekankan bahwa pelaksanaan upacara bendera bulanan bukan sekadar rutinitas seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkokoh semangat nasionalisme, meneguhkan jati diri, serta memperkuat tekad pengabdian kepada bangsa dan negara.
Tahun 2025 disebut sebagai tahun penuh kebanggaan bagi seluruh prajurit TNI, karena institusi kebanggaan rakyat Indonesia ini baru saja menapaki usia ke-80. Momentum delapan dekade pengabdian menjadi refleksi kematangan organisasi TNI yang semakin kokoh, profesional, dan setia menjaga keutuhan NKRI.
Dengan mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju,” Panglima TNI mengingatkan bahwa kekuatan sejati TNI bukan semata-mata terletak pada kecanggihan alutsista, melainkan pada soliditas, disiplin, dan loyalitas setiap prajurit dalam menjalankan amanah negara.
> “TNI harus senantiasa profesional, disiplin, dan bersatu dengan rakyat. Kekuatan TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu, jaga terus kemanunggalan TNI-Rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan bangsa,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Dandim.
Sementara itu, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo menambahkan bahwa pelaksanaan Upacara Tujuh Belasan kali ini menjadi momentum bagi seluruh personel Kodim 0113/Gayo Lues untuk mempertegas komitmen dalam menanamkan nilai-nilai tanggung jawab, kehormatan, serta semangat pengabdian yang tulus dalam setiap pelaksanaan tugas.
> “Melalui upacara ini, mari kita wujudkan semangat TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA) sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tutup Dandim.
(Pendim 0113/Gayo Lues)

































