POLRES GAYO LUES UNGKAP 1,95 TON GANJA, 2,7 KG SABU, 28 BUTIR EKSTASI, DAN 60 HEKTARE LADANG GANJA — CATAT SEJARAH BARU PEMBERANTASAN NARKOBA DI TANAH SERIBU BUKIT

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:28 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Blangkejeren, 24 Oktober 2025 – Polres Gayo Lues kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah pemberantasan narkotika di Aceh. Melalui kerja keras Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), jajaran kepolisian berhasil mengungkap jaringan narkotika berskala besar dengan total barang bukti fantastis: 1,95 ton ganja kering, 2,7 kilogram sabu, 28 butir ekstasi, serta ladang ganja seluas 60 hektare yang tersebar di 15 titik di empat kawasan pegunungan Gayo Lues.

Pengungkapan masif yang dilakukan sepanjang Januari hingga Oktober 2025 ini menjadi rekor terbesar sepanjang sejarah berdirinya Kabupaten Gayo Lues.

Rangkaian Operasi Terpadu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi terpadu tersebut, Satresnarkoba Polres Gayo Lues juga mengamankan 56 tersangka, terdiri atas 22 tersangka jaringan ganja lintas nasional dan Malaysia, 30 tersangka kasus sabu, serta 4 tersangka peredaran ekstasi.

Para pelaku diduga terlibat dalam rantai peredaran narkotika lintas provinsi, bahkan hingga lintas negara, yang menjadikan Gayo Lues sebagai salah satu titik strategis dalam suplai ganja ke luar Aceh.

Kasatresnarkoba IPTU Bambang Hermansyah Putra Pelis, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hasil ini merupakan buah kerja keras panjang seluruh personel serta dukungan dari masyarakat yang aktif memberikan informasi lapangan.

> “Pengungkapan ini merupakan capaian terbesar dalam sejarah Kabupaten Gayo Lues. Ini bukti komitmen kami melindungi masyarakat dari bahaya narkotika, sejalan dengan arahan Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., serta dukungan penuh Kapolda Aceh dan kebijakan nasional dalam Program Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan perang total terhadap narkoba,” ujar IPTU Bambang.

Jaringan Lintas Negara

Lebih lanjut, IPTU Bambang menjelaskan bahwa jaringan peredaran ganja asal Gayo Lues tak lagi sebatas peredaran domestik, namun telah merambah ke Malaysia melalui jalur darat dan laut.

Hal ini menunjukkan bahwa produksi ganja dari kawasan pegunungan Gayo Lues masih menjadi incaran sindikat internasional karena kualitasnya yang dikenal tinggi.

> “Ganja Gayo Lues bukan hanya beredar di dalam negeri, namun juga sampai ke luar negeri. Kami terus melakukan langkah preventif strike dan memperkuat komunikasi strategis dengan masyarakat guna memutus rantai peredaran gelap narkotika. Dengan langkah ini, kami bertekad menjadikan Gayo Lues benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.

Menyelamatkan 45 Juta Jiwa

Dari perhitungan dampak peredaran barang haram tersebut, Polres Gayo Lues memperkirakan bahwa pengungkapan besar ini telah menyelamatkan lebih dari 45 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika — baik dampak langsung maupun tidak langsung.

Penyelamatan ini mencakup potensi korban pengguna baru serta kerusakan sosial yang bisa ditimbulkan oleh peredaran narkoba di berbagai wilayah Indonesia.

Sinergi dan Komitmen Bersama

Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor antara Penegak Hukum dengan pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap momentum besar ini menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memperkuat langkah nyata melawan peredaran narkoba hingga ke akar rumput.

> “Kami tidak akan berhenti di sini. Perang terhadap narkoba adalah tanggung jawab bersama. Dukungan masyarakat adalah kunci utama dalam menutup ruang gerak para pelaku,” ujar AKBP Hyrowo dalam keterangan terpisah

Momentum Kebangkitan Gayo Lues

Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Gayo Lues — yang dikenal dengan alamnya yang indah dan masyarakatnya yang religius — juga sedang bertransformasi menjadi daerah yang aktif memerangi narkotika demi menyelamatkan generasi muda.

Dengan capaian luar biasa tersebut, Polres Gayo Lues tak hanya mencatat sejarah, tetapi juga menyalakan semangat baru: “Gayo Lues Bersinar — Bersih dari Narkoba.”

 

Sumber: Humas Polres Gayo Lues

Reporter/Editor: Kang Juna

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Target 2027: Bapas Palangka Raya Siapkan Diri Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB