TLii | Aceh | Blangkejeren, Gayo Lues – Prajurit Yonif TP 855/RD menunjukkan komitmen ganda mereka dalam mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan Nasional. Rutinitas satuan tidak hanya fokus pada kesiapan tempur, tetapi juga pada optimalisasi lahan dan ternak, mencerminkan semangat kemandirian logistik dan sinergi dengan masyarakat.
Dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan, prajurit Yonif TP 855/RD melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara gotong royong di lahan pertanian satuan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Sebelum penanaman, lahan kosong di sekitar pos diolah dengan cangkul dan bajak sederhana. Benih jagung unggul kemudian ditanam dengan jarak yang teratur untuk memastikan pertumbuhan optimal. Selain itu, prajurit juga menyiapkan sistem irigasi sederhana dan melakukan pemupukan awal menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Aksi penanaman jagung ini tidak hanya menjadi sarana ketahanan pangan internal satuan, tetapi juga berfungsi sebagai contoh nyata bagi masyarakat sekitar agar turut mengembangkan pertanian yang produktif dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Raksaka Dharma.
Bersamaan dengan kegiatan pertanian, Kompi Peternakan secara rutin melaksanakan perawatan intensif terhadap lembu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kemandirian logistik dan kesejahteraan prajurit.
Perawatan harian diawali dengan pembersihan kandang secara menyeluruh untuk mencegah penyakit dan memastikan sanitasi yang optimal. Setelah kandang bersih, lembu-lembu diberi pakan hijauan berkualitas yang bersumber dari optimalisasi lahan pertanian markas.
Danyonif TP 855/RD, Letnan Kolonel Inf Irvan Nugraha Rodin S.I.P., M.Tr.Mil., menegaskan bahwa perawatan ternak lembu secara disiplin adalah wujud nyata upaya kemandirian logistik. “Kegiatan ini sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat Gayo Lues dalam manajemen peternakan yang efektif,” tambahnya.
Melalui sinergi pertanian dan peternakan ini, Yonif TP 855/RD menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam membantu mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Dengan semangat Raksaka Dharma, prajurit terus bekerja keras demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan mandiri di bidang pangan.
RAKSAKA DHARMA — Berani, Benar, Setia.

































