TLii | Aceh | Blangkejeren, Gayo Lues — Minggu, (12/10/2025) Dalam mendukung penuh program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan, Yonif TP 855/RD melaksanakan serangkaian kegiatan intensif berupa pembukaan lahan pertanian dan pengembangan sektor peternakan di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Kegiatan ini merupakan manifestasi nyata dari semangat pengabdian dan sinergi antara TNI dengan masyarakat.
Kegiatan pembukaan lahan pertanian dilaksanakan secara bertahap dengan tujuan memanfaatkan potensi lahan kosong di sekitar Markas Satuan untuk dijadikan sumber pangan yang berkelanjutan. Prajurit Yonif TP 855/RD menunjukkan dedikasi tinggi, memulai dari pembersihan semak belukar, penebangan pohon kecil, hingga pengolahan tanah menggunakan alat sederhana dan mesin pertanian.
Lahan tersebut kini siap ditanami berbagai komoditas strategis, seperti cabai, jagung, timun, dan aneka sayuran. Upaya ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik, namun merupakan kontribusi nyata prajurit dalam menjamin ketersediaan pangan lokal, sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
Selain sektor pertanian, Yonif TP 855/RD juga mengembangkan sektor peternakan. Prajurit melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur penunjang, yakni pembuatan pagar untuk kandang ayam di Kompi Peternakan yang berlokasi di Kecamatan Dabun Gelang.
Di bawah terik matahari, para prajurit bahu-membahu menggunakan material kayu balok, bambu, dan kawat kasa. Setiap tiang pancang ditanam kuat dan kawat kasa dipasang rapi, melambangkan fondasi yang kokoh, baik untuk ketahanan pangan maupun sinergi teritorial. Kandang ayam ini dipersiapkan sebagai sumber gizi bagi satuan dan sebagai model program ketahanan pangan Batalyon yang dapat dicontoh oleh masyarakat.
Melalui kedua kegiatan ketahanan pangan ini, Yonif TP 855/RD menunjukkan komitmen untuk ikut serta membangun kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan bersama. Pembukaan lahan dan pembangunan peternakan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian prajurit kepada bangsa, membuktikan bahwa prajurit Raksaka Dharma siap berbakti di medan tempur maupun di ladang pembangunan.
RAKSAKA DHARMA — Berani, Benar, Setia.



























