Brimob Polda Aceh Kerahkan Kekuatan Penuh: Dapur Umum Aktif, Water Treatment Disebar untuk Korban Banjir

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 00:48 WIB

50158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brimob Polda Aceh Kerahkan Kekuatan Penuh: Dapur Umum Aktif, Water Treatment Disebar untuk Korban Banjir

TIMELINES iNEWS Investigasi | Banda Aceh — Satuan Brimob Polda Aceh mengerahkan seluruh kekuatan terbaiknya untuk membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh. Langkah cepat ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dalam rapat koordinasi siaga bencana yang digelar setelah tingginya curah hujan memicu banjir meluas di berbagai wilayah.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol Zuhdi Batubara, S.I.K., M.Han., langsung menggerakkan seluruh Batalyon Brimob agar turun ke lapangan membantu masyarakat,Ia menegaskan bahwa Brimob harus berada di garis depan untuk memberikan pelayanan kemanusiaan, membantu evakuasi, menjaga keamanan, dan memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi selama masa darurat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu fokus utama Brimob adalah penyediaan logistik melalui pendirian dapur umum lapangan. Saat ini, dua unit dapur umum telah beroperasi di Kabupaten Nagan Raya dan melayani ratusan warga yang terdampak banjir. Setiap hari, personel Brimob menyiapkan makanan siap santap untuk masyarakat yang masih terisolasi maupun yang tinggal di pos pengungsian. Selain itu, satu unit dapur umum tambahan sedang disiapkan untuk dikirim ke Pidie Jaya, mengingat laporan terbaru menunjukkan peningkatan debit air dan terganggunya akses logistik di wilayah tersebut.

Selain kebutuhan makanan, penyediaan air bersih juga menjadi perhatian utama. Untuk itu, Brimob Polda Aceh mengerahkan empat unit Water Treatment System berteknologi tinggi. Peralatan ini mampu mengolah air baku menjadi air layak minum dengan kapasitas besar. Satu unit ditempatkan di Aceh Timur, satu di Aceh Utara, satu lagi akan diarahkan ke Pidie Jaya, sementara unit keempat diproyeksikan untuk wilayah Pidie. Keberadaan alat tersebut menjadi solusi strategis mengingat banyak sumber air warga terkontaminasi akibat banjir.

Di sisi kekuatan personel, Brimob Polda Aceh menurunkan empat kompi ke wilayah yang terdampak paling parah. Para personel ini bertugas melakukan evakuasi warga, membantu distribusi bantuan, membersihkan akses jalan, hingga melakukan pencarian korban apabila diperlukan. Selain tugas kemanusiaan, mereka juga menjalankan patroli keamanan, terutama di sekitar lembaga pemasyarakatan (lapas) yang dinilai rawan ketika banjir tinggi melanda kawasan sekitarnya.

Sementara itu, dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) lainnya disiagakan di Banda Aceh sebagai pasukan cadangan. Mereka siap bergerak sewaktu-waktu ke lokasi yang memerlukan tambahan kekuatan apabila banjir makin meluas atau muncul situasi darurat baru yang memerlukan intervensi cepat.

Kombes Pol Zuhdi Batubara menyampaikan bahwa seluruh peralatan taktis, kendaraan khusus, perlengkapan SAR, hingga perangkat penanggulangan banjir telah disiapkan secara optimal. Ia memastikan bahwa Brimob Polda Aceh akan terus hadir memberikan perlindungan dan bantuan bagi masyarakat selama masa darurat ini berlangsung.

“Brimob hadir bukan hanya untuk operasi keamanan, tetapi juga untuk memastikan masyarakat merasa terbantu dan terlindungi dalam situasi bencana seperti sekarang,” ujarnya.

Dengan pengerahan penuh mulai dari dapur umum, unit Water Treatment, hingga personel yang tersebar di berbagai titik, Brimob Polda Aceh berharap langkah ini dapat mempercepat proses pemulihan dan meminimalkan dampak banjir terhadap warga. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dalam kondisi paling krusial. [Yahbit]

Berita Terkait

Pemko Langsa Matangkan KUA-PPAS APBK 2027 dan Perubahan 2026
Dugaan Fee 15 Persen Proyek Revitalisasi SMA-SMK di Aceh Tenggara Jadi Sorotan
Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Peria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja jadi Barang Bukti.
“Bahrun Fuadi Kembali ke Jantho, Duduki Jabatan Strategis MS: Ketua Ingatkan Jauhi Gratifikasi!”
Pemko Langsa Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Keumuneng Masa Jabatan 2026-2031
18 dari 46 Gampong Ingin Jaya Lantik Tuha Peut, Camat: Keuchik Wajib Transparan!
Pengorbanan Aceh untuk Indonesia Tak Boleh Sia-sia, Kepala BNN Aceh Ajak 5.166 Mahasiswa Baru UNIMAL Perkuat Nasionalisme.
Bupati Pidie Jaya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:22 WIB

Pemko Langsa Matangkan KUA-PPAS APBK 2027 dan Perubahan 2026

Jumat, 4 September 2026 - 19:44 WIB

Gerak Cepat Satresnarkoba, Tiga Peria Diamankan, 20 Paket Sabu dan Satu Paket Ganja jadi Barang Bukti.

Jumat, 4 September 2026 - 16:51 WIB

“Bahrun Fuadi Kembali ke Jantho, Duduki Jabatan Strategis MS: Ketua Ingatkan Jauhi Gratifikasi!”

Jumat, 4 September 2026 - 10:48 WIB

Pemko Langsa Buka Seleksi Direktur Perumda Tirta Keumuneng Masa Jabatan 2026-2031

Kamis, 3 September 2026 - 18:45 WIB

18 dari 46 Gampong Ingin Jaya Lantik Tuha Peut, Camat: Keuchik Wajib Transparan!

Kamis, 3 September 2026 - 17:26 WIB

Pengorbanan Aceh untuk Indonesia Tak Boleh Sia-sia, Kepala BNN Aceh Ajak 5.166 Mahasiswa Baru UNIMAL Perkuat Nasionalisme.

Kamis, 3 September 2026 - 13:09 WIB

Bupati Pidie Jaya Tekankan Kolaborasi dan Percepatan Rehab-Rekon Pascabencana

Kamis, 3 September 2026 - 11:22 WIB

PT Pelindo Multi Terminal Dorong Masyarakat Kelola Lingkungan Secara Berkelanjutan

Berita Terbaru