Kelompok Etnis Simalungun Tuding Walikota Wesly Lakukan Penistaan Etnis Simalungun

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 09:28 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Acara Fun Run “Agak Lari Kelen” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar pada 10 Agustus 2025 yang lalu membuat sejumlah lembaga dan Kelompok etnis Simalungun merasa geram dan menuding walikota Wesly Silalahi telah melakukan penistaan Etnis Simalungun.

Pasalnya, pada acara tersebut memakai adat Toba bukan adat istiadat Simalungun, padahal Kota Pematangsiantar adalah tanah leluhur etnis Simalungun.

Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun Anthony Damanik mengatakan kalau mereka sudah mengirimkan surat kepada DPRD Kota Pematangsiantar terkait perbuatan yang telah dilakukan oleh Wesly Silalahi sebagai Walikota Pematangsiantar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah melayangkan surat ke DPRD untuk meminta agar segera membentuk Panitia Khusus Penistaan Etnis Simalungun,” ucapnya Jumat 31 Oktober 2025 di kedai kopi Horja Jalan Wandelvad Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar.

Ketua Komite Nasional Pemuda Simalungun (KNPSI) Jam Wiserdo Saragih mengatakan akan melakukan aksi yang mengharuskan mereka turun ke jalan (demo) karena di duga Walikota tidak lagi menghargai Etnis Simalungun.

Disebutkannya, bahwa walikota Pematangsiantar di duga tidak menyukai etnis Simalungun, sebab setiap di undang di acara Simalungun, walikota tidak pernah hadir.

Ketua Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS) Lisman Saragih upaya yang dilakukan oleh Pemko Pematangsiantar pada acara menghilangkan identitas etnis Simalungun.

“Peristiwa penistaan ini sudah terjadi berulang kali,” katanya sembari mengatakan bahwa etnis Simalungun adalah etnis yang terbuka, tidak membeda-bedakan, namun saking baiknya malah diinjak-injak.

Juni Saragih, Ketua Demi Bangsa Simalungun (Demban) mengaku akan menyiapkan massa dari berbagai daerah di Sumatera Utara untuk melakukan aksi turun ke jalan.

“Kita akan panggil dari Medan, Deli Serdang, Tebing Tinggi dan kota lainnya untuk melakukan aksi,” pungkasnya. (Juin)

Berita Terkait

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan
Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan
Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB
PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja
Polresta Deli Serdang Tangkap Pelaku Narkoba Berkat Informasi Masyarakat
Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Curi Kusen Dan Jerjak Besi Di Gedung Bapera
Polsek Medan Tembung Gerebek Sarang Narkoba Di Desa Seirotan, Lima Orang Diamankan
Sat Narkoba Belawan: Penangkapan Berawal Dari Laporan Warga Terkait Peredaran Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Polresta Deli Serdang Tangkap Pelaku Narkoba Berkat Informasi Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:32 WIB

Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Curi Kusen Dan Jerjak Besi Di Gedung Bapera

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Polsek Medan Tembung Gerebek Sarang Narkoba Di Desa Seirotan, Lima Orang Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:59 WIB

Sat Narkoba Belawan: Penangkapan Berawal Dari Laporan Warga Terkait Peredaran Narkoba

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:28 WIB

Rutan Tanjung Pura Gelar Kamis Bersih Bersama Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru