220 KK Dusun Cot Calang Terisolasi, Ibu Hamil Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

RAMAZANI

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 23:28 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Yayasan Srikandi Lhokseumawe menyerahkan bantuan di Posko Pengungsian Korban Banjir Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, diterima Keuchik Abdurrahman, Sabtu, 20 Desember 2025 ( Sumber foto,/Ramazani)

Tim Yayasan Srikandi Lhokseumawe menyerahkan bantuan di Posko Pengungsian Korban Banjir Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, diterima Keuchik Abdurrahman, Sabtu, 20 Desember 2025 ( Sumber foto,/Ramazani)

TLii|Aceh|Aceh Utara – Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) di Dusun Cot Calang, Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, hingga kini masih terisolasi akibat putusnya akses jembatan yang diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Kondisi tersebut disampaikan Keuchik Gampong Riseh Tunong, Abdurrahman, saat menerima bantuan dari Yayasan Srikandi Lhokseumawe di Posko Pengungsian Korban Banjir Gampong Riseh Tunong, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Abdurrahman, banjir bandang menyebabkan kerusakan parah di sejumlah dusun, terutama Dusun Lambayong yang dihuni 223 KK. Sedikitnya 17 unit rumah dilaporkan hanyut beserta tanah tapaknya, sementara sekitar 23 unit rumah lainnya mengalami rusak berat dan tidak lagi layak huni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dusun Lambayong menjadi wilayah dengan dampak terparah. Banyak warga kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hanyut dan rusak berat,” ujar Abdurrahman.

Meski demikian, ia menyebut bantuan masa panik mulai berdatangan dari berbagai pihak, baik lembaga, swasta, maupun perorangan. “Kami sangat berterima kasih kepada semua relawan dan donatur yang telah membantu masyarakat kami di masa sulit ini,” katanya.

Akses Terputus, Layanan Kesehatan Lumpuh

Abdurrahman mengungkapkan, Dusun Cot Calang hingga kini belum dapat dijangkau karena seluruh akses terputus. Satu-satunya jalur menuju dusun tersebut melalui Dusun Lambayong, namun dua jembatan penghubung dilaporkan putus total akibat banjir.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Aceh segera mengambil langkah tanggap darurat untuk membuka kembali akses ke Dusun Cot Calang. Di sana ada 220 KK yang benar-benar terisolasi,” ujarnya.

Kondisi darurat semakin memprihatinkan karena minimnya layanan kesehatan. Tercatat ada empat ibu hamil di Dusun Cot Calang, bahkan dua hari lalu salah seorang di antaranya terpaksa melahirkan tanpa bantuan tenaga medis.

“Tidak ada posko kesehatan dan tidak ada relawan yang menetap di dusun terisolasi itu. Akses kesehatan sangat minim, bahkan bisa dikatakan tidak ada,” tegasnya.

Yayasan Srikandi Salurkan Bantuan

Sementara itu, Wardhatul Jannah, Komite Yayasan Srikandi Lhokseumawe yang juga anggota DPRK Lhokseumawe dari Partai Aceh, menyatakan komitmennya untuk terus membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.

“Kami dari Yayasan Srikandi Lhokseumawe berkomitmen menyalurkan sebanyak 1.000 paket bantuan untuk masyarakat terdampak banjir, khususnya di wilayah yang masih terisolasi seperti Dusun Cot Calang,” ujar Wardhatul Jannah.

Ia menegaskan, persoalan terputusnya akses dan minimnya layanan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah. “Kondisi ibu hamil yang terpaksa melahirkan tanpa bantuan medis adalah situasi darurat kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Wardhatul Jannah berharap pemerintah daerah dan provinsi segera membangun akses darurat agar distribusi bantuan dan layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sawang. KK Dusun Cot Calang Terisolasi, Ibu Hamil Terpaksa Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

Aceh Utara – Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) di Dusun Cot Calang, Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, hingga kini masih terisolasi akibat putusnya akses jembatan yang diterjang banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

Kondisi tersebut disampaikan Keuchik Gampong Riseh Tunong, Abdurrahman, saat menerima bantuan dari Yayasan Srikandi Lhokseumawe di Posko Pengungsian Korban Banjir Gampong Riseh Tunong, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Abdurrahman, banjir bandang menyebabkan kerusakan parah di sejumlah dusun, terutama Dusun Lambayong yang dihuni 223 KK. Sedikitnya 17 unit rumah dilaporkan hanyut beserta tanah tapaknya, sementara sekitar 23 unit rumah lainnya mengalami rusak berat dan tidak lagi layak huni.

“Dusun Lambayong menjadi wilayah dengan dampak terparah. Banyak warga kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hanyut dan rusak berat,” ujar Abdurrahman.

Meski demikian, ia menyebut bantuan masa panik mulai berdatangan dari berbagai pihak, baik lembaga, swasta, maupun perorangan. “Kami sangat berterima kasih kepada semua relawan dan donatur yang telah membantu masyarakat kami di masa sulit ini,” katanya.

Akses Terputus, Layanan Kesehatan Lumpuh

Abdurrahman mengungkapkan, Dusun Cot Calang hingga kini belum dapat dijangkau karena seluruh akses terputus. Satu-satunya jalur menuju dusun tersebut melalui Dusun Lambayong, namun dua jembatan penghubung dilaporkan putus total akibat banjir.

“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan Pemerintah Aceh segera mengambil langkah tanggap darurat untuk membuka kembali akses ke Dusun Cot Calang. Di sana ada 220 KK yang benar-benar terisolasi,” ujarnya.

Kondisi darurat semakin memprihatinkan karena minimnya layanan kesehatan. Tercatat ada empat ibu hamil di Dusun Cot Calang, bahkan dua hari lalu salah seorang di antaranya terpaksa melahirkan tanpa bantuan tenaga medis.

“Tidak ada posko kesehatan dan tidak ada relawan yang menetap di dusun terisolasi itu. Akses kesehatan sangat minim, bahkan bisa dikatakan tidak ada,” tegasnya.

Yayasan Srikandi Salurkan Bantuan

Sementara itu, Wardhatul Jannah, Komite Yayasan Srikandi Lhokseumawe yang juga anggota DPRK Lhokseumawe dari Partai Aceh, menyatakan komitmennya untuk terus membantu masyarakat terdampak banjir di Aceh Utara.

“Kami dari Yayasan Srikandi Lhokseumawe berkomitmen menyalurkan sebanyak 1.000 paket bantuan untuk masyarakat terdampak banjir, khususnya di wilayah yang masih terisolasi seperti Dusun Cot Calang,” ujar Wardhatul Jannah.

Ia menegaskan, persoalan terputusnya akses dan minimnya layanan kesehatan harus menjadi perhatian serius pemerintah. “Kondisi ibu hamil yang terpaksa melahirkan tanpa bantuan medis adalah situasi darurat kemanusiaan yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” katanya.

Wardhatul Jannah berharap pemerintah daerah dan provinsi segera membangun akses darurat agar distribusi bantuan dan layanan kesehatan dapat menjangkau seluruh warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Sawang.

Berita Terkait

Siaga 24 Jam, Rutan Kelas IIB Tanjung Perketat Pengamanan Di Tengah Pemadaman
Penuhi Hak Beribadah, Rutan Kelas IIB Tanjung Gandeng Kemenag Tabalong Gelar Kebaktian Nasrani
Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual
Optimalkan Pelaksanaan Tusi, Kalapas Bersama Jajaran Lapas Padangsidimpuan Ikuti Zoom Pengarahan Dirjenpas
Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas
Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Dan Razia Rutin
Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual
Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:15 WIB

Optimalkan Pelaksanaan Tusi, Kalapas Bersama Jajaran Lapas Padangsidimpuan Ikuti Zoom Pengarahan Dirjenpas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:20 WIB

Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:11 WIB

Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05 WIB

Sinergi TNI dan Pemasyarakatan, Karutan Labuhan Deli Hadiri Pembagian Tali Asih di Koramil Marelan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:40 WIB

Kontrol Keliling Blok Hunian, Lapas Pemuda Langkat Perkuat Pengawasan Dan Deteksi Dini Kamtib

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

PT PPK Perkuat Daya Saing Pelabuhan Belawan Lewat Pembangunan Jaringan Listrik Modern

Berita Terbaru