Sosialisasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bersama Emjee, Petugas Dinkes Aceh, Petugas Dinkes Aceh Besar/Puskesmas Ingin Jaya dan Masyarakat Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar Rabu (29/7/2026)
TLii || KOTA JANTHO — Dinas Kesehatan Aceh bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar melalui Puskesmas Ingin Jaya menggelar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus pelacakan (tracing) tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga karena dinilai sangat membantu dalam mendeteksi penyakit sejak dini.
Dalam kegiatan itu, pemateri Muhammad Jamil, SKM, M.Kes., yang akrab disapa EMJE, mengingatkan masyarakat agar rutin menjalani pemeriksaan kesehatan, terutama pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia), agar penyakit dapat ditangani lebih cepat sebelum menimbulkan komplikasi.
EMJE juga memberikan edukasi mengenai penyakit menular seperti tuberkulosis (TB), HIV, dan kusta.
Ia menjelaskan bahwa penderita TB dianjurkan menjalani tes HIV, begitu pula sebaliknya, karena kedua penyakit tersebut memiliki keterkaitan yang erat.
Berdasarkan data hingga pertengahan 2026, kasus HIV di Aceh tercatat mencapai 2.290 kasus dengan mayoritas penderita berada pada kelompok usia produktif, yakni 21–30 tahun.

Untuk mencegah penularan penyakit, masyarakat diimbau menjaga kebersihan diri, menggunakan peralatan pribadi seperti pisau cukur dan gunting kuku, serta menghindari perilaku berisiko.
Pemerintah juga terus memberikan pendampingan dan pengobatan kepada penderita penyakit menular melalui pemantauan rutin oleh petugas kesehatan setiap bulan.
Geuchik (Kepala Desa) Gampong Bineh Blang, Jufran Djohan. Apresiasi dan Terima kasih Atas Program Ini Di gelar Di Gampong Bineh Blang, serta berharap Program Cek Kesehatan Gratis dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan apa lagi setelah Chek lansung dapat di Berikan Obat sesuai Penyakit Yang Diderta, mengingat Program ini benar-Benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kami” Ujarnya semangat.
Sejak 2026, Program CKG tidak hanya berfokus pada skrining, tetapi juga memasuki tahap tatalaksana atau pengobatan bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah paradigma pelayanan kesehatan dari mengobati menjadi mencegah.
Data hasil CKG selama enam bulan terakhir menunjukkan bahwa masalah kesehatan berbeda pada setiap kelompok usia.
Pada anak usia sekolah, kasus karies gigi masih mendominasi, sementara pada remaja tingkat SMP dan SMA mulai ditemukan peningkatan gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, serta gangguan penglihatan
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh Besar, Ns.Rina Karmila,S.Kep,M.Kep, mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis telah dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh Besar melalui 29 puskesmas yang tersebar di 23 Kecamatan.
“Pemeriksaan kesehatan gratis bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sedini mungkin sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat. Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh Besar untuk rutin melakukan skrining kesehatan, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta berolahraga secara teratur,” ujarnya.
Melalui pendekatan promotif dan preventif tersebut, Program CKG diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini penyakit, menekan angka penyakit tidak menular, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Besar.*[Yahbit]




























