CKG di Aceh Besar Ungkap Beragam Masalah Kesehatan Tiap Kelompok Usia, Warga Diimbau Rutin Skrining

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:51 WIB

50129 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Bersama Emjee, Petugas Dinkes Aceh, Petugas Dinkes Aceh Besar/Puskesmas Ingin Jaya dan Masyarakat Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar  Rabu (29/7/2026)

TLii || KOTA JANTHO — Dinas Kesehatan Aceh bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar melalui Puskesmas Ingin Jaya menggelar Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sekaligus pelacakan (tracing) tuberkulosis (TB) bagi masyarakat Gampong Bineh Blang, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga karena dinilai sangat membantu dalam mendeteksi penyakit sejak dini.

Dalam kegiatan itu, pemateri Muhammad Jamil, SKM, M.Kes., yang akrab disapa EMJE, mengingatkan masyarakat agar rutin menjalani pemeriksaan kesehatan, terutama pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, deteksi dini sangat penting, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia), agar penyakit dapat ditangani lebih cepat sebelum menimbulkan komplikasi.

EMJE juga memberikan edukasi mengenai penyakit menular seperti tuberkulosis (TB), HIV, dan kusta.

Ia menjelaskan bahwa penderita TB dianjurkan menjalani tes HIV, begitu pula sebaliknya, karena kedua penyakit tersebut memiliki keterkaitan yang erat.

Berdasarkan data hingga pertengahan 2026, kasus HIV di Aceh tercatat mencapai 2.290 kasus dengan mayoritas penderita berada pada kelompok usia produktif, yakni 21–30 tahun.

Untuk mencegah penularan penyakit, masyarakat diimbau menjaga kebersihan diri, menggunakan peralatan pribadi seperti pisau cukur dan gunting kuku, serta menghindari perilaku berisiko.

Pemerintah juga terus memberikan pendampingan dan pengobatan kepada penderita penyakit menular melalui pemantauan rutin oleh petugas kesehatan setiap bulan.

Geuchik (Kepala Desa) Gampong  Bineh Blang, Jufran Djohan. Apresiasi dan Terima kasih  Atas Program Ini Di gelar Di Gampong Bineh Blang, serta berharap Program Cek Kesehatan Gratis dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan apa lagi setelah Chek lansung dapat  di Berikan Obat sesuai Penyakit Yang Diderta, mengingat Program ini benar-Benar  memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kami” Ujarnya semangat. 

Sejak 2026, Program CKG tidak hanya berfokus pada skrining, tetapi juga memasuki tahap tatalaksana atau pengobatan bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kronis, terutama hipertensi dan diabetes melitus. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengubah paradigma pelayanan kesehatan dari mengobati menjadi mencegah.

Data hasil CKG selama enam bulan terakhir menunjukkan bahwa masalah kesehatan berbeda pada setiap kelompok usia.

Pada anak usia sekolah, kasus karies gigi masih mendominasi, sementara pada remaja tingkat SMP dan SMA mulai ditemukan peningkatan gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan, serta gangguan penglihatan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Aceh Besar, Ns.Rina Karmila,S.Kep,M.Kep, mengatakan pemeriksaan kesehatan gratis telah dilaksanakan di seluruh wilayah Aceh Besar melalui 29 puskesmas yang tersebar di 23 Kecamatan.

“Pemeriksaan kesehatan gratis bertujuan mendeteksi faktor risiko penyakit sedini mungkin sehingga intervensi dapat dilakukan lebih cepat. Kami mengajak seluruh masyarakat Aceh Besar untuk rutin melakukan skrining kesehatan, menerapkan pola makan bergizi seimbang, serta berolahraga secara teratur,” ujarnya.

Melalui pendekatan promotif dan preventif tersebut, Program CKG diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini penyakit, menekan angka penyakit tidak menular, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Aceh Besar.*[Yahbit]

Berita Terkait

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS
Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Bhayangkari Gelar Khitanan Massal, Donor Darah, dan Santunan bagi Anak di Pidie Jaya
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
Dikonfirmasi soal Dana SPP, Kepala SMA Negeri 3 Kutacane Diduga Blokir Nomor Wartawan, Transparansi Dipertanyakan
66 Unit Alat Berat Perkuat Rehab-Rekon Pidie Jaya, Bupati Sibral Jemput Dukungan Pusat
82 Masjid di Aceh Besar Umumkan Khatib dan Imam Shalat Jumat, 16 Oktober 2026
Penelusuran Jejak Sejarah Multietnis dan Bahasa Daerah Generasi Z di Kota Langsa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:13 WIB

KORMI Lhokseumawe mengadakan Turnamen Tenis 78 PASANGAN IKUT MERIAHKAN BOOMING OLAHRAGA TENIS

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Kekompakan, Pegawai Rutan Labuhan Deli Latihan Fisik melalui Mini Soccer

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Berdalih Pematangan Lahan, Galian Tanah Urug Diduga Ilegal Tetap Berjalan: Warga Curigai Ada “Tameng” dan Permainan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Berita Terbaru