TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR. Sabtu, 6 Desember 2025 –
Dinas Sosial Aceh menurunkan puluhan personel untuk mendukung kelancaran distribusi logistik bantuan di Posko Terpadu Penanganan Bencana Koopsud I, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Keterlibatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh agar Dinas Sosial hadir secara terstruktur dan mengambil peran aktif dalam operasional penanganan bencana banjir yang saat ini masih berlangsung di sejumlah wilayah.
Sejak Sabtu, 6 Desember 2025, Dinas Sosial Aceh telah mengerahkan 40 pegawai setiap hari, yang dibagi dalam dua sif untuk memastikan proses distribusi berjalan efektif dan berkesinambungan. Sif pertama bekerja mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, sementara sif kedua bertugas hingga pukul 22.00 WIB. Para petugas ini fokus membantu proses pencatatan, sortir, serta pengalihan logistik ke pesawat dan helikopter yang digunakan untuk pengiriman bantuan melalui jalur udara.
Pelibatan personel dalam dua Sif ini dinilai penting untuk menjaga ritme pendistribusian logistik, mengingat volume bantuan yang masuk ke posko meningkat setiap hari. Selain pegawai dinas, sejumlah tenaga profesional dari pilar sosial juga diterjunkan. Tercatat 15 relawan, terdiri dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), turut memperkuat barisan petugas di lapangan. Mereka berada di bawah koordinasi langsung BNPB dan bekerja memastikan setiap bantuan tersalurkan dengan tertib serta tepat sasaran.
Distribusi bantuan melalui udara menjadi langkah penting karena kondisi akses darat menuju beberapa daerah masih terputus akibat genangan banjir yang belum surut. Helikopter dan pesawat TNI AU dimanfaatkan untuk menjangkau titik-titik isolasi, terutama wilayah terpencil dan pedalaman yang sangat membutuhkan bantuan darurat. Bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, air bersih, perlengkapan bayi, selimut, obat-obatan, hingga logistik tambahan untuk memperkuat ketahanan posko di tingkat gampong.
Plt Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, S.E., M.M., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap operasional posko terpadu. Ia menyampaikan bahwa arahan Sekda Aceh menjadi pedoman utama dalam penempatan personel agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih sistematis dan responsif.
“Sesuai arahan Sekda Aceh, Dinas Sosial menurunkan petugas dalam dua sif untuk membantu pendistribusian di bawah koordinasi BNPB, agar bantuan dapat disalurkan cepat dan tertib,” ujar Chaidir.
Ia menambahkan, kerja sama lintas lembaga di posko terpadu merupakan bentuk kolaborasi nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat terdampak banjir, terutama yang berada di kawasan yang sulit dijangkau. Kehadiran personel Dinas Sosial Aceh di posko diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi, pencatatan, dan distribusi logistik secara menyeluruh.
Menurut Chaidir, percepatan distribusi logistik sangat krusial mengingat kondisi di lapangan yang dinamis dan kebutuhan yang terus berubah. Ia juga menekankan bahwa Dinas Sosial Aceh akan terus memantau perkembangan situasi serta menambah personel apabila dibutuhkan. “Kami berharap bantuan ini segera sampai kepada saudara-saudara kita yang sedang terdampak, sehingga sedikit banyak dapat meringankan beban mereka di tengah situasi sulit,” tutupnya.
Dengan tambahan tenaga dari Dinas Sosial Aceh dan relawan pilar sosial, operasional di Posko Terpadu Lanud SIM diharapkan semakin optimal. Upaya terpadu ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan bagi seluruh warga yang terdampak bencana di berbagai wilayah Aceh.*[]


























