Getar Aceh Desak Menteri BUMN Copot Dirut PLN, Dinilai Timbulkan Keresahan di Tengah Bencana

RAMAZANI

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:19 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Getar Aceh Desak Menteri BUMN Copot Dirut PLN, Dinilai Timbulkan Keresahan di Tengah Bencana

 

TLii|Aceh|Aceh Utara — Sekretaris Jenderal Gerakan Titipan Rakyat (Getar) Aceh, Teuku Izin, mendesak Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk segera mencopot Direktur Utama PT PLN (Persero). Desakan tersebut disampaikan menyusul pernyataan pimpinan PLN yang dinilai menimbulkan keresahan masyarakat Aceh di tengah situasi bencana.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teuku Izin menilai, di saat masyarakat sedang menghadapi dampak bencana dan krisis kelistrikan, seharusnya pimpinan PLN mampu menyampaikan informasi yang menenangkan, bukan justru memicu kepanikan publik.

 

“Sebelum hukum sosial masyarakat terjadi, Menteri BUMN harus segera mengambil sikap tegas. Dirut PLN seharusnya mampu memberikan estimasi yang objektif dan rasional terkait proses normalisasi listrik di Aceh,” tegas Teuku Izin, Senin (…).

 

Menurutnya, ketidakjelasan pernyataan mengenai waktu pemulihan listrik telah memicu kekecewaan dan kemarahan masyarakat yang sudah terdampak bencana. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu reaksi sosial yang tidak diinginkan apabila tidak segera ditangani dengan baik.

 

“Jangan di tengah kondisi darurat dan bencana, Dirut PLN terus membuat keresahan dengan pernyataan yang berubah-ubah dan tidak pasti. Masyarakat butuh kepastian, bukan janji yang membingungkan,” lanjutnya.

 

Getar Aceh menegaskan, kepemimpinan di tubuh PLN harus dievaluasi secara serius, terutama dalam hal komunikasi publik dan manajemen krisis. Teuku Izin menilai kegagalan dalam memberikan informasi yang akurat menunjukkan lemahnya kepemimpinan di level direksi.

 

Ia berharap Menteri BUMN segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Direksi PLN, demi menjaga stabilitas sosial serta memulihkan kepercayaan masyarakat Aceh terhadap layanan kelistrikan negara.

Berita Terkait

Siaga 24 Jam, Rutan Kelas IIB Tanjung Perketat Pengamanan Di Tengah Pemadaman
Penuhi Hak Beribadah, Rutan Kelas IIB Tanjung Gandeng Kemenag Tabalong Gelar Kebaktian Nasrani
Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual
Optimalkan Pelaksanaan Tusi, Kalapas Bersama Jajaran Lapas Padangsidimpuan Ikuti Zoom Pengarahan Dirjenpas
Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas
Dukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Perempuan Medan Gelar Tes Urine Dan Razia Rutin
Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual
Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Perkuat Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, Rutan Tanjung Pura Ikuti Arahan Dirjenpas Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:15 WIB

Optimalkan Pelaksanaan Tusi, Kalapas Bersama Jajaran Lapas Padangsidimpuan Ikuti Zoom Pengarahan Dirjenpas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:58 WIB

Rutan Labuhan Deli Jadi Tuan Rumah Penguatan Tusi UPT Pemasyarakatan se-Sumut oleh Stafsus Menimipas

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:20 WIB

Perkuat Tugas dan Fungsi Pegawai, Lapas Perempuan Medan Ikuti Pengarahan Dirjen Pemasyarakatan Secara Virtual

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:11 WIB

Bapas Medan Ikuti Pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Melalui Zoom Meeting

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05 WIB

Sinergi TNI dan Pemasyarakatan, Karutan Labuhan Deli Hadiri Pembagian Tali Asih di Koramil Marelan

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:40 WIB

Kontrol Keliling Blok Hunian, Lapas Pemuda Langkat Perkuat Pengawasan Dan Deteksi Dini Kamtib

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

PT PPK Perkuat Daya Saing Pelabuhan Belawan Lewat Pembangunan Jaringan Listrik Modern

Berita Terbaru