TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
08/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, 08 Januari 2026 Minat masyarakat Sumatera Utara terhadap moda transportasi kereta api terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah pengguna jasa kereta api di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) meningkat signifikan sebesar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa total penumpang kereta api sepanjang 2025 mencapai 2.638.594 orang, naik dari 2.433.647 penumpang pada tahun 2024.

“Capaian ini mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah penumpang ini turut didorong oleh pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat di Sumatera Utara. Kereta api kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga berperan sebagai penggerak roda perekonomian dan konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan data KAI Divre I Sumut, Stasiun Medan menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi sepanjang 2025, disusul Stasiun Kisaran dan Stasiun Tanjung Balai. Ketiga stasiun tersebut menjadi titik keberangkatan favorit masyarakat.
“Stasiun kereta api telah bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan simpul integrasi wilayah, sekaligus mendukung aktivitas UMKM lokal,” jelasnya.
Dari sisi layanan, KAI Divre I Sumut mencatat pertumbuhan penumpang yang cukup menonjol pada tiga layanan utama. KA Sribilah Utama relasi Medan–Rantau Prapat (PP) mencatat lonjakan tertinggi dengan peningkatan 19 persen, melayani 701.728 penumpang sepanjang 2025.
Selanjutnya, KA Siantar Ekspres rute Medan–Siantar (PP) tumbuh 13 persen
dengan total 500.508 penumpang. Sementara itu, KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai (PP) tetap menjadi rute tersibuk dengan 1.291.015 penumpang, atau meningkat 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa modernisasi layanan kereta api yang mengedepankan aspek keterjangkauan, keamanan, kenyamanan, serta integrasi antarmoda semakin diminati masyarakat.
“Layanan kereta api yang inklusif merupakan wujud komitmen KAI Divre I Sumatera Utara dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pemberdayaan ekonomi daerah. Kami akan terus berinovasi agar kereta api tetap menjadi tulang punggung transportasi publik di Sumatera Utara,” pungkas Anwar, Tutupnya.
(***)

































