Pemkab Pidie Akhiri Masa Tanggap Darurat Banjir Tangse, Warga Terima Huntara dan Bantuan DTH

REDAKSI

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:09 WIB

50182 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Pemerintah Kabupaten Pidie mengambil langkah lanjutan pascabencana banjir bandang di Kecamatan Tangse dengan menyerahkan Hunian Sementara (Huntara) kepada warga terdampak.

Penyerahan tersebut berlangsung di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, pada Kamis (22/1/2026), sekaligus menandai berakhirnya masa tanggap darurat bencana.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH, MH, bersama Wakil Bupati Alzaizi Umar, secara simbolis menyerahkan kunci Huntara serta bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada masyarakat yang terdampak langsung banjir bandang yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah daerah memastikan warga tidak terlalu lama bertahan di lokasi pengungsian dengan menyediakan tempat tinggal sementara yang layak. Huntara disiapkan sebagai solusi transisi sambil menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan rumah permanen.

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, SH, CPM, mengatakan pembangunan Huntara menjadi prioritas dalam penanganan pascabencana karena banyak rumah warga mengalami kerusakan berat bahkan hanyut.

“Hunian sementara ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi warga sebelum hunian tetap direalisasikan,” ujarnya.

Pembangunan Huntara dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Pidie dengan metode swakelola tipe II sebanyak 12 unit. Lokasi pembangunan telah melalui penilaian teknis dan dinyatakan aman dari ancaman bencana lanjutan.

Selain penyediaan hunian, Pemkab Pidie juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta per Kepala Keluarga (KK) untuk jangka waktu tiga bulan. Sebanyak 41 KK tercatat sebagai penerima bantuan tersebut.

Seluruh program penanganan darurat ini dibiayai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) APBK Pidie Tahun Anggaran 2025, termasuk penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, dan dukungan layanan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Pidie menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penanganan pascabencana ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk penyusunan skema pembangunan rumah permanen serta opsi relokasi bagi warga yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Berita Terkait

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terbaru