Pustakawan tengah menyelamatkan buku-buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, (Foto : Istimewa).
TIMELINES INEWS INVESTIGASI | LANGSA
Kota Langsa – Puluhan ribu buku di perpustakaan Kota Langsa hanyut dan rusak terendam banjir pasca bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu yang meluluhlantakkan sejumlah daerah di Aceh.
Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa, Jeffrany, S.STP, MM, menyebutkan di perpustakaan Kota Langsa terdapat kurang lebih 70 ribuan buku.
“Pada November 2025 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Langsa turut di hempas banjir, sekitar 90% buku yang tersedia hanyut terendam banjir,” ujar Jeffrany, Senin, (12/01/2026).
“Hingga kini belum dapat dipastikan jumlah buku yang terendam, masih ada sekitar 10% yang diselamatkan, namun kondisinya juga tidak layak dan dibutuhkan pengadaan buku baru,” terangnya.
Komputer dan meja pelayanan perpustakaan juga terendam banjir, sementara ini pustaka Langsa hanya melayani pengembalian buku dari peminjam, sementara untuk meminjam buku belum dapat berjalan.
* Pustakawan Verifikasi Pustaka Gampong, Arsiparis Verifikasi Arsip OPD se Kota Langsa
Jeffrany juga menyebutkan, selain buku, arsip juga banyak yang terdampak banjir. Tim arsip saat ini sedang melakukan verifikasi kelayakan arsip yang masih dapat diselamatkan. Tim juga melakukan upaya penyelamatan arsip kepada semua OPD di Kota Langsa.
“Hingga kini, tim sedang berkoordinasi pada dinas-dinas, upaya pendataan arsip pada semua OPD di Kota Langsa,” papar Jeffrany.
Sementara itu, sambung Jeffrany, Pustakawan sedang melakukan pendataan terhadap pustaka Gampong dalam wilayah Kota Langsa.
* Pelayanan Terbatas, Mobiler Rusak
Pelayanan masih sangat terbatas, alat-alat kerja seperti meja, kursi dan komputer banyak rusak, banjir lalu rak buku hampir seluruhnya terendam.
“Dengan keterbatasan alat kerja yang tersedia, saat ini ASN bekerja di lantai menggunakan alas seadanya,” demikian tutup Jeffrany.



































