SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter, Foto Ist
TIMELINES INEWS Investigasi | BANDA ACEH — Menyambut masa transisi dari bangku sekolah menuju dunia profesional, SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh menggelar upacara bendera rutin bersama, Senin (2/2/2026).
Upacara tersebut dimanfaatkan sebagai momentum penyampaian pesan khusus bagi siswa kelas XII yang akan segera menuntaskan masa studi mereka.
Bertindak selaku pembina upacara, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK Negeri 1 Banda Aceh, Agus Saputra, S.E., M.Si., menekankan pentingnya kejujuran, disiplin, dan akhlak mulia sebagai pondasi utama dalam menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan lanjutan. Menurutnya, kompetensi teknis harus berjalan seiring dengan karakter yang kuat.
Dalam amanatnya, Agus menyoroti berbagai tantangan yang akan dihadapi siswa kelas XII, mulai dari Ujian Akhir Sekolah, Uji Kompetensi Keahlian (UKK), hingga pilihan untuk bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Nilai tinggi hasil kecurangan adalah hampa. Sebaliknya, nilai yang diperoleh dengan jujur, meskipun standar, merupakan cerminan kemuliaan akhlak. Di dunia kerja,
keterampilan teknis bisa dipelajari, tetapi kejujuran dan integritas adalah karakter langka yang sangat dicari industri,” tegasnya di hadapan ratusan siswa.
Lima Pilar Karakter Menyongsong Masa Depan
Sebagai bekal utama memasuki dunia profesional, “Agus menegaskan lima pilar karakter yang harus ditanamkan sejak dini, yaitu:
Peningkatan ibadah dan doa sebagai pengiring setiap ikhtiar.
Kejujuran dan integritas sebagai modal utama menghadapi ujian dan dunia kerja.
Kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai cerminan etos kerja profesional.
Mental pembelajar berkualitas (growth mindset) agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan persaingan.
Sopan santun dan etika beradab, baik dalam interaksi sosial langsung maupun di ruang digital.
“Lulusan SMK yang berkualitas bukan hanya mahir mengoperasikan mesin atau perangkat kerja, tetapi juga yang mampu datang tepat waktu, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak,” tambahnya.
Upacara bendera bersama ini menjadi sarana refleksi dan penguatan karakter bagi seluruh siswa, khususnya kelas XII, agar mempersiapkan diri secara utuh—baik dari sisi akademik, vokasional, mental, maupun moral. Diharapkan, para lulusan SMK Negeri di Banda Aceh mampu melangkah percaya diri dan tampil sebagai tenaga profesional yang kompeten serta berintegritas tinggi. *[]

































