
TLii | JATENG | PEMALANG, Jembatan antar wilayah yang menghubungkan Desa Mendelem dengan Desa Majakerta serta beberapa Desa yang terdapat di Kecamatan Watukumpul Pemalang, Jawa Tengah Amblas, pada Minggu ( 8/2 ) sekitar Pukul 04.30 Wib .
Amblasnya Jembatan yang membentang di atas Sungai Mendelem dan merupakan perbatasan antara Desa Wisnu dan Majakerta ini, mengakibatkan jalur lalulintas jalan raya Semingkir menuju Watukumpul dan sebaliknya terputus.
Pihak Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam ) dalam laporan tertulisnya mengatakan, Bahwa dalam kurun waktu satu bulan terakhir, pada saat musim penghujan saat ini, curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Watukumpul sangat tinggi,Sehingga mengakibatkan pergerakan tanah pada area sekitar Jembatan Sungai Mendelem,
Akibatnya dudukan Elastomer jembatan secara perlahan bergeser dari pondasi,
Guna menghindari bahaya yang terjadi, pada Sabtu (7 /2 ) pihak UPJI Kecamatan Watukumpul akhirnya menutup akses jalan raya Semingkir-Watukumpul,
Pasalnya pergeseran sudah semakin lebar mencapai hingga 50 cm, kemudian pada hari ini Minggu, (8/2 ) pukul 03.05 pagi tadi, Jembatan Sungai Mendelem akhirnya amblas, sedangkan dudukan Elastomer pada jembatan lepas dari pondasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa amblasnya jembatan ini, sementara kerugian materiil masih dalam proses perhitungan.
Sementara itu,Warga Masyarakat sekitar berusaha membuat Jembatan darurat dari kayu untuk akses kendaraan khusus roda 2
Dengan amblasnya jembatan sungai Mendelem ini,berakibat putusnya akses jalan raya Desa Semingkir-Watukumpul, dan tidak bisa di lewati kendaraan baik roda dua maupun roda empat sehingga lalu lintas masyarakat harus memutar lewat Belik.
Akses jalan raya Semingkir-Watukumpul merupakan jalan utama masyarakat wilayah kecamatan Watukumpul baik untuk perekonomian maupun pendidikan, sehingga warga berharap segera adanya penanganan darurat,agar kegiatan masyarakat bisa normal kembali.
Warga masyarakat berusaha membuat Jembatan darurat dari kayu kendaraan roda dua bisa lewat terutama untuk kegiatan anak sekolah, Sedangkan saat ini pergerakan tanah masih berlangsung di sekitar Jembatan tersebut.
Dudukan elastomer jembatan (rubber bearing pad) adalah bantalan berbahan karet alam atau sintetis (neoprene) yang berfungsi sebagai landasan fleksibel antara gelagar (girder) dan pilar (abutment). Komponen ini krusial untuk menyalurkan beban, meredam getaran kendaraan, serta mengakomodasi pergerakan struktur akibat pemuaian atau gempa.(Ragil)

































