TLii..Aceh Timur , 15 Februari 2026 — Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Seorang Donatur Asal Malaysia Menyalurkan Zakat Kepada Masyarakat Desa Grong-Grong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (15/2/2026). Kegiatan Yang Berlangsung Di Halaman Sekolah Desa Tersebut, Dimulai Pukul 09.30 Wib Hingga Selesai Dalam Suasana Tertib, Aman, Dan Terorganisir.
Zakat Yang Disalurkan Menyasar 210 Rumah Warga Terdampak Bencana Hidrometeorologi Serta Masyarakat Kurang Mampu. Setiap Rumah Menerima Bantuan Berupa Uang Tunai Sebesar Rp250.000 Dan Paket Kebutuhan Pokok Yang Terdiri Atas Beras, Daging, Serta Sejumlah Bahan Pangan Lainnya Untuk Membantu Persiapan Menyambut Ramadan.
Donatur Hadir Langsung Ke Lokasi Sebagai Bentuk Kepedulian Sosial Dan Komitmen Dalam Menunaikan Kewajiban Zakat. Penyaluran Dilakukan Berdasarkan Data Yang Telah Diverifikasi Oleh Aparatur Desa. Geusyiek Hamdani Selaku Kepala Desa Mendampingi Proses Pembagian Bersama Kepala Sekolah, Penanggung Jawab Kegiatan Abubakar, Perangkat Desa, Serta Tiga Kepala Dusun Yang Memastikan Daftar Penerima Sesuai Kondisi Riil Di Lapangan.
Proses Distribusi Dilakukan Secara Bertahap Dan Diserahkan Satu Per Satu Kepada Warga, Sehingga Pelaksanaan Berjalan Tertib Serta Tepat Sasaran. Aparatur Desa Juga Memastikan Transparansi Dalam Pendataan Dan Pembagian.
Geusyiek Hamdani Menyampaikan Apresiasi Atas Kepedulian Donatur Yang Terus Hadir Membantu Masyarakat Menjelang Ramadan. “Sinergi Seperti Ini Sangat Berarti Bagi Warga Kami, Terutama Dalam Masa Pemulihan Ekonomi Pascabencana,” Ujarnya.
Faudari, Jurnalis Timelines News Yang Turut Menyaksikan Kegiatan Tersebut, Berharap Bantuan Zakat Ini Dapat Memberi Manfaat Dan Keberkahan Bagi Masyarakat Dalam Menyambut Bulan Suci.
Masyarakat Desa Grong-Grong Menyampaikan Rasa Syukur Atas Berbagai Bantuan Yang Telah Diterima, Baik Saat Masa Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Sebelumnya Maupun Menjelang Ramadan Tahun Ini. Sejumlah Warga Juga Menyampaikan Harapan Agar Program Sosial Dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur Dapat Terus Berlanjut Sebagai Bentuk Perhatian Berkelanjutan Terhadap Masyarakat Yang Sedang Bangkit Dari Dampak Bencana.
Selain Itu, Warga Mengungkapkan Harapan Untuk Dapat Kembali Bertemu Langsung Dengan Bupati Aceh Timur Yang Mereka Sebut Sebagai “Bupati Garang” — Julukan Yang Menurut Warga Menggambarkan Karakter Tegas Dan Responsif Dalam Bekerja. Masyarakat Menilai Kepemimpinan Yang Cepat Tanggap Selama Penanganan Bencana Sebelumnya Memberikan Kesan Positif Dan Membangun Optimisme Di Tengah Masyarakat.
“Kami Sangat Mengagumi Cara Kerja Cepat Beliau. Kami Berharap Bisa Bertemu Lagi Dan Merasakan Langsung Perhatian Dari Bapak Bupati,” Ujar Salah Seorang Warga Dengan Penuh Harap.
Berita Ini Disusun Berdasarkan Hasil Peliputan Langsung Oleh Saudara Faudari Jurnalis Timelines ! News Di Lokasi Kegiatan Dengan Mengedepankan Prinsip Akurasi, Verifikasi Data, Keberimbangan Informasi, Serta Penyampaian Aspirasi Masyarakat.
































