BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

SAMSUL EDI, S.HUT., M.Kv

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:42 WIB

50548 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLII>>Jakarta, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat komitmennya terhadap tata kelola dan etika digital di tengah percepatan transformasi teknologi dengan meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 untuk pelindungan data pribadi nasabah.

BSI mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya strategis Perseroan mendukung layanan keuangan modern yang aman, terpercaya, dan beretika, terutama di era di mana penggunaan data dan kecerdasan buatan (AI) makin dominan dalam pengambilan keputusan perbankan. Standar ISO 27701:2019 adalah standar internasional untuk Privacy Information Management System (PIMS) yang memastikan organisasi mampu mengelola data pribadi secara sistematis, aman, transparan, dan bertanggung jawab sesuai praktik terbaik global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pencapaian sertifikasi ini mencerminkan kesiapan BSI dalam menjawab tantangan transformasi digital yang semakin kompleks. BSI memastikan bahwa seluruh siklus pengelolaan data—mulai dari pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, hingga penghapusan—dijalankan dalam kerangka tata kelola yang kuat, terukur, dan berorientasi pada pelindungan hak nasabah. Dengan demikian, pemanfaatan data dan teknologi, termasuk sistem analitik dan pengembangan AI, tetap berada dalam koridor etika, kehati-hatian, dan akuntabilitas.

 

Bagi BSI, inovasi digital tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi juga sebagai proses membangun kepercayaan jangka panjang. Sertifikasi ISO 27701:2019 menjadi landasan penting agar setiap pengembangan sistem berbasis data mampu meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi, mencegah bias yang tidak diinginkan, serta menjaga integritas keputusan yang dihasilkan oleh teknologi.

 

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya menyampaikan bahwa BSI merupakan first mover dalam implementasi ISO 27701:2019 yang efektif berlaku sejak tanggal 16 Desember 2025 dan menjadi bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup sistem, proses, dan budaya organisasi.

 

“Di era pemanfaatan AI dan data analytics, kepercayaan adalah aset yang tidak dapat digantikan. ISO 27701:2019 memastikan bahwa inovasi digital yang kami kembangkan tetap berlandaskan etika, akuntabilitas, dan pelindungan hak nasabah. Karena bagi BSI, teknologi harus memperkuat amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar kecepatan,” ujar Arief.

 

Lebih dari sekadar pemenuhan kepatuhan regulasi, sertifikasi ini memperkuat tata kelola perusahaan yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi dan etika digital, BSI menempatkan pelindungan data sebagai bagian integral dari reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan—baik nasabah, regulator, investor, maupun mitra global.

 

Saat ini, BSI telah dipercaya oleh lebih dari 23 juta nasabah dari berbagai segmen. Dengan diraihnya sertifikasi ISO 27701:2019, BSI semakin mantap memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan pertumbuhan nasabah secara berkelanjutan, sejalan dengan penguatan kepercayaan publik terhadap sistem, tata kelola, dan integritas perusahaan.

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Lapas Singkawang – Disdikbud Singkawang Sparring Badminton, Perkuat Sinergi dan Kebugaran
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar
Pulang Kampung, Kombes Carlie Syahputra Ditunjuk Jadi Kabidpropam Polda Aceh
Transformasi Kinerja Pemasyarakatan, Kalapas Narkotika Samarinda Hadiri Sertijab Kepala LPKA Tenggarong
Target 2027: Bapas Palangka Raya Siapkan Diri Menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB