TLii I Sumut I Toba – Sebanyak 60 pelajar turut serta dalam Lomba Tenun Sirat Tojuk Tingkat Pelajar yang digelar pada Jumat (13/3/2026) di Lapangan Venue, Balige. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-27 Kabupaten Toba.

Para peserta yang berlaga berasal dari dua kecamatan, yaitu Sigumpar dan Silaen. Kedua wilayah ini dikenal sebagai sentra atau “sarang” tenun sirat di Kabupaten Toba.
Pada saat pembukaan, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Toba, Ny. Astita Effendi Napitupulu, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para peserta, orang tua, serta Camat yang telah hadir dan mendukung kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa seni tenun sirat merupakan warisan budaya turun-temurun yang wajib dilestarikan. “Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk berkarya lebih baik dalam upaya melestarikan dan mempertahankan warisan budaya kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ny. Astita menyampaikan bahwa Dekranasda akan terus berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) untuk mendorong tumbuhnya minat generasi muda di seluruh kecamatan di Kabupaten Toba agar mau meneruskan warisan budaya ini.
“Terlebih lagi, Kabupaten Toba merupakan salah satu destinasi wisata unggulan. Kami berharap para wisatawan dapat membawa pulang oleh-oleh khas yang merupakan karya terbaik putra-putri daerah Toba,” tutup Ketua Dekranasda.
(Tanda)


























