Penataan Pasar Lambaro Berbuah Positif, Pengunjung Minta Pengawasan Berkelanjutan

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 00:30 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Retribusi sedang bertugas di Portal Masuk Pasar Lambaro di Pasar Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (30/03/2026). FOTO/MC ACEH BESAR.

TIMELINES iNEWS Investigasi || KOTA JANTHO, ACEH BESAR — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali melakukan penataan kawasan Pasar Induk Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung Dari Kesemerautan baik Kondisi perparkiran maupun akibat gelar Lapak Sayur sementara yang digelar Saat pagi hari

Penataan ini dilakukan menyusul kondisi pasar yang selama ini kerap mengalami kemacetan dan kesemrawutan, terutama pada pagi hari dan akhir pekan saat aktivitas jual beli meningkat.

Banyaknya pedagang yang berjualan di tepi hingga badan jalan menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan mengurangi kenyamanan masyarakat yang datang berbelanja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui penertiban yang dilakukan secara bertahap, pemerintah daerah menata ulang posisi pedagang agar tidak lagi menggunakan badan jalan. Selain itu, akses keluar-masuk bagi pengunjung dan kendaraan juga diperluas guna mengurangi kepadatan yang selama ini menjadi keluhan utama.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Salah satu pengunjung, Putri (38), menilai kondisi Pasar Lambaro kini jauh lebih rapi dibandingkan sebelumnya sehingga aktivitas berbelanja menjadi lebih nyaman.

“Sekarang lebih enak berbelanja karena jalannya sudah terbuka dan tidak sempit seperti dulu. Biasanya pagi hari sangat padat karena banyak pedagang di pinggir jalan,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, penataan ini merupakan langkah tepat mengingat Pasar Lambaro merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Aceh Besar.

Ia pun berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan melalui pengawasan yang konsisten.
Hal serupa disampaikan Rahmawati (45), seorang pedagang sayur.

Ia mengaku sempat harus menyesuaikan posisi lapaknya saat penataan dilakukan, namun kini kondisi pasar terasa lebih teratur.

“Awalnya memang harus menata ulang tempat jualan, tapi sekarang lebih rapi. Pembeli juga lebih mudah lewat dan melihat dagangan,” katanya.

Rahmawati berharap penataan pasar tidak hanya berhenti pada penertiban pedagang, tetapi juga diiringi dengan peningkatan fasilitas pendukung, terutama kebersihan dan pengelolaan sampah.

Sementara itu, pengunjung lainnya, Fauzan (41), menilai pasar yang tertib dan bersih akan berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi pedagang.

Menurutnya, kenyamanan menjadi faktor penting yang mendorong masyarakat untuk datang berbelanja.

“Kalau pasar rapi dan bersih, orang pasti lebih tertarik datang. Pembeli nyaman, pedagang juga diuntungkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan fasilitas lain, seperti penyediaan tempat sampah dan penataan area parkir agar aktivitas di sekitar pasar semakin tertib dan terorganisir.

Dengan penataan yang dilakukan secara berkelanjutan, Pasar Lambaro diharapkan mampu berkembang menjadi pasar tradisional yang lebih modern tanpa menghilangkan fungsinya sebagai pusat ekonomi rakyat.

Pemerintah daerah pun diharapkan terus melakukan pengawasan rutin agar kondisi pasar tetap terjaga dan tidak kembali semrawut.

Penataan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang nyaman sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.*[]

Berita Terkait

GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat Setelah Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah
Pendaki Asal Aceh Utara Hilang di Gunung Seulawah, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Bocah 9 Tahun yang Terseret Arus di Pantai Pulau Kapok Lhoknga Ditemukan Meninggal Dunia
Terseret Ombak Saat Memancing di Pulo Aceh, Ahmat Talha Reza Ditemukan Meninggal Setelah Empat Hari Pencarian
Remaja Pulo Aceh Terseret Ombak Saat Memancing, Tim SAR dan Warga Lakukan Pencarian
Rumah Zakat Salurkan 2 Hewan Qurban di Desa Berdaya Ateuk Lamphang, Wujudkan “Desaku Berqurban
Semangat Berqurban, Warga Pagar Air Bagikan Ribuan Paket Daging Qurban

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:25 WIB

Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:50 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kegiatan Fisik, Mental, dan Disiplin untuk Tingkatkan Profesionalisme Pegawai

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:26 WIB

Bapas Palangka Raya Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Kerja Bersih Dan Nyaman

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pisah Sambut di Aula Jayang Tingang, I Putu Murdiana Pamitan Tugas ke Papua, Hensah Pimpin Ditjenpas Kalteng

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:49 WIB

Theo Adrianus: Pembimbingan Kemandirian Jadi Bukti Klien Pemasyarakatan Bisa Berubah Lebih Baik

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:55 WIB

Bentuk Apresiasi Kinerja, Bapas Palangka Raya Anugerahi Silvia Sebagai Pegawai Teladan Triwulan II 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:11 WIB

Bapas Palangka Raya Ikuti Penguatan Kehumasan untuk Perkuat Citra Positif Institusi Di Era Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

PK Bapas Palangka Raya Laksanakan Litmas ABH Tahap Penyidikan Di Polda Kalteng

Berita Terbaru