TLii | SUMUT LAPAS NARKOTIKA KLS IIA LANGKAT
06/03/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 06 Maret 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat terus menunjukkan komitmennya dalam mempromosikan hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Jumat (06/03/2026), Lapas Narkotika Langkat melakukan pemasaran dengan menempatkan produk-produk unggulan karya warga binaan di Gerai UMKM Lounge Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Belawan beserta jajaran. Turut hadir mendampingi, Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) dan Kepala Sub Seksi Sarana Kerja Lapas Narkotika Langkat bersama staf.

Penempatan produk karya WBP ini merupakan langkah nyata dalam mendukung implementasi Poin ke-10 dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Tahun 2026, sekaligus memperkuat sinergi antar satuan kerja di lingkungan Kemenimipas.
Berbagai produk kerajinan hasil karya warga binaan kini menghiasi etalase Lounge Imigrasi Belawan, di antaranya kerajinan batok kelapa yang diolah menjadi perabot rumah tangga bernilai estetika, lukisan yang menampilkan kreativitas serta sisi humanis warga binaan, hingga miniatur kendaraan berbahan kayu dengan detail pengerjaan yang presisi.
Untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, sistem pembayaran di gerai tersebut telah menggunakan metode QRIS, sehingga memudahkan masyarakat maupun pemohon paspor melakukan transaksi secara non-tunai. Selain itu, tersedia pula katalog mini yang memuat informasi produk beserta nomor kontak pemesanan bagi masyarakat yang ingin melakukan pemesanan dalam jumlah lebih besar.
Kepala Lapas Narkotika Langkat, Tapianus Antonio Barus, melalui Kepala Seksi Giatja Jeremia Kacaribu, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri warga binaan.
Di sisi lain, langkah ini juga menjadi bukti bahwa keterbatasan di balik jeruji besi tidak menjadi penghalang bagi warga binaan untuk tetap berkarya dan memberikan kontribusi positif secara ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa warga binaan memiliki potensi dan kreativitas yang dapat dikembangkan. Produk-produk yang dihasilkan merupakan bagian dari proses pembinaan kemandirian yang kami dorong agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Dengan hadirnya produk karya warga binaan di area publik seperti Kantor Imigrasi Belawan, diharapkan mampu menarik minat pasar yang lebih luas sekaligus mendukung keberlanjutan program pembinaan kemandirian di dalam Lapas. Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemasyarakatan dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat, Terangnya.
#kemenimipas #ditjenpas #pemasyarakatan #pemasyarakatansumut #guardandguide #infoimipas #lapasnarkotikalangkat #lpnlangkat #lpnlangkatidaman #pastikalangkat #imipasprima
(***)


































