Langkah Pertama Saifuddin: Dari Ruang Rapat Sederhana, Harapan Besar Kesbangpol Pidie Jaya Dimulai.

Zul

- Redaksi

Senin, 13 April 2026 - 23:41 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saifuddin, M.Pd / Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pidie Jaya. Foto ( dok pribadi)

Saifuddin, M.Pd / Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pidie Jaya. Foto ( dok pribadi)

TLii [] Meureudu – Pagi itu, Senin 13 April 2026, suasana di ruang rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pidie Jaya terasa berbeda. Tidak ada seremoni besar, tidak pula kemewahan. Namun, di balik kesederhanaan ruangan itu, tersimpan sebuah awal—awal dari harapan, perubahan, dan arah baru.

Baru beberapa hari sejak dilantik pada 8 April 2026, Saifuddin, M.Pd tak memilih menunggu. Ia datang dengan langkah pasti, membawa satu hal yang tak terlihat, namun terasa kuat: tekad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat perdana itu dibuka oleh Moh. Iqbal, SKM, M.Kes. Satu per satu pejabat dan ASN telah hadir—tiga kepala bidang, Kasubbag Keuangan, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, hingga seluruh pegawai. Semua duduk, menunggu arah yang akan ditentukan.

Saat Saifuddin mulai berbicara, ruangan seakan hening. Kata demi kata yang keluar bukan sekadar formalitas jabatan, melainkan cerminan beban amanah yang kini ia pikul.

“Alhamdulillah, saya diamanahkan oleh Bapak Bupati untuk memimpin Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ini…”

Kalimat itu sederhana. Namun di baliknya, ada tanggung jawab besar—bukan hanya memimpin, tetapi menyatukan.

Ia tidak berbicara panjang tentang target angka atau program teknis. Ia memulai dari hal yang paling mendasar—kekompakan.

“Saya sangat berharap kepada bapak dan ibu semua… kita harus kompak. Kita harus solid. Kita harus saling menguatkan.”

Nada suaranya tegas, namun hangat. Bukan perintah, melainkan ajakan.

Di tengah berbagai tantangan birokrasi, ia sadar satu hal: tanpa kebersamaan, tak ada program yang benar-benar berjalan.

“Kerja sama, kerja ikhlas, dan kerja tuntas… itu yang kita butuhkan,” lanjutnya.

Sejenak, suasana terasa lebih dalam. Bukan sekadar rapat awal, tetapi seperti pengingat—bahwa setiap tugas yang diemban bukan hanya soal kewajiban, melainkan pengabdian.

Hari itu, tidak ada keputusan besar yang diumumkan. Tidak ada gebrakan yang menggelegar. Namun justru di situlah letak kekuatannya—sebuah fondasi sedang dibangun.

Dari ruang rapat sederhana itu, Saifuddin memulai langkahnya. Perlahan, tapi pasti. Menyatukan, menggerakkan, dan menanamkan semangat baru.

Karena ia tahu, perubahan besar tidak selalu dimulai dengan langkah yang keras—tetapi dengan niat yang kuat dan hati yang searah. (JN))

Berita Terkait

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat
Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara
10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan
800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:22 WIB

Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:50 WIB

10 SMK Aceh Utara Unjuk Karya di Milad Samudera Pasai ke-800, Produk Siswa Jadi Sorotan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Berita Terbaru