Semarak Rakorda Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 15 April 2026 - 21:30 WIB

50138 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarak Rakorda Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh

Semarak Rakorda Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh

TLII>>Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana bertempat di Hotel Hermes Banda Aceh, Rabu (15/4-2026)

 

su

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semarak Rakorda Kemendukbangga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh

asana Rakorda tingkat provinsi ini berlangsung semarak dengan dihadiri oleh tamu undangan dari

1. Gubernur Aceh

2. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh

3. Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Aceh

4. Pangdam Iskandar Muda

5. Polda Provinsi Aceh

6. Bupati Nagan Raya

7. Bupati Aceh Selatan

8. Wakil Bupati Pidie Jaya

9. Kepala Perwakilan BKKBN Aceh

10. Ketua TP PKK Aceh atau yang mewakili

11. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Provinsi Aceh

12. Kepala BNN Provinsi Aceh

13. Para Kepala Instansi Vertikal di Provinsi Aceh

14. Para Kepala Dinas Satuan Kerja Perangkat Aceh

15. Ketua Persit Kartika Candra Kirana

16. Ketua Bhayangkari Polda Aceh

17. Ketua Dharma Wanita Persatuan

18. Para Kepala Dinas OPD Pengendalian Penduduk dan KB Se Provinsi Aceh

19. Rektor Universitas Samudera Kota Langsa

20. Ketua IDAI, IBI, POGI, IPeKB Provinsi Aceh

 

Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Program ini tidak hanya berorientasi pada pengendalian kuantitas penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga melalui penguatan fungsi keluarga, kesehatan reproduksi, serta pembinaan ketahanan keluarga.

Dalam konteks pembangunan nasional, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam mewujudkan Indonesia Emas. Oleh karena itu, pembangunan keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas harus menjadi prioritas utama, karena keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter serta kualitas generasi penerus.

 

Provinsi Aceh masih menghadapi tantangan dalam penurunan angka stunting yang memerlukan upaya lebih intensif dan terkoordinasi. Meskipun tren menunjukkan

penurunan, prevalensi stunting masih relatif tinggi dibandingkan dengan target nasional. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan perlu semakin diperkuat,

baik dari sisi cakupan, kualitas, maupun ketepatan sasaran.

Berbagai faktor penyebab stunting di antaranya adalah kurangnya asupan gizi, rendahnya akses terhadap layanan

kesehatan, pola asuh yang belum optimal, serta kondisi sanitasi dan lingkungan yang kurang memadai. Selain itu, faktor sosial ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat

juga turut mempengaruhi tingginya angka stunting.

 

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Ibu Safrina Salim, SKM, M,Kes mengatakan “Dalam rangka memperkuat koordinasi, sinkronisasi, dan integrasi pelaksanaan Program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting, diperlukan suatu forum strategis yang mampu menyatukan persepsi, menyelaraskan kebijakan, serta merumuskan langkah-langkah konkret yang dapat diimplementasikan di lapangan.”

 

“Oleh karena itu, pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting menjadi sangat penting sebagai wadah untuk melakukan evaluasi, memperkuat komitmen, serta menyusun rencana tindak lanjut yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesamaan pemahaman, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta penguatan peran seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penurunan stunting” tegas Safrina Salim

 

Pada momen Rakorda BKKBN juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten/kota dan mitra kerja terkait capaian program Bangga Kencana Tahun 2025. Ada 52 indicator penilaian program. Adapun penerima apresiasi terbanyak pada 5 kabupaten/kota, antaralain juara umum kepada Kabupaten Benermeriah, Juara II Kabupaten Aceh Besar, Juara III bersama Kabupaten Aceh Tengah, Pidie dan Kota Banda

 

Selain itu, rangkaian kegiatan juga meliputi

1. Penandatanganan MoU bersama Mitra

2. Penghargaan Menteri Kemendukbangga kepada Bupati tentang Pembangunan Kependudukan kepada Bupati Pidie Jaya dan Nagan Raya

4. Materi tentang tata kelola MBG 3b oleh BGN

5. Materi oleh Bapppeda dan DPMG

 

Dalam pembukaannya Sekreatris Kementrian mengatakan “Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana atau Bangga Kencana merupakan salah satu program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini tidak hanya berfokus pada pengendalian kuantitas penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa”.

 

Kemendukbangga/BKKBN telah menetapkan sejumlah program prioritas yang harus menjadi fokus Bersama. Salah satunya adalah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan.

 

“melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan, serta mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga di daerah” ujar Sesmen Bapak Prof.Budi Setiyono,S.Sos,M.Pol, Admin,Ph.D

 

Berdasarkan Surat Edaran Gubernur Nomor : 400.13/2931 Tentang Pemanfaatan Data Keluarga Risiko Stunting yang bertujuan untuk Percepatan, pencegahan stunting dan pemenuhan gizi agar tepat sasaran. Kementerian Kependudukan dan PembangunanKeluarga/BKKBN melalui program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) memiliki peran strategis dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia. Melalui program ini, kita tidak hanya berbicara tentang pengendalian penduduk, tetapi juga berbicara tentang pembangunan keluarga yang sehat, harmonis, dan Sejahtera selaras dengan visi-misi Pemerintah Aceh.

 

“Melalui forum Rakorda ini, saya berharap kita dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap capaian program yang telah dilaksanakan. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah strategis untuk mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan serta merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif dan tepat sasaran” tutup staf ahli Gubernur bapak Almuniza Kamal, S.STP,M.Si

 

Adapun Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Rakorda Program Bangga Kencana Provinsi Aceh tahun 2026 ini adalah: 1) Terumuskannya rekomendasi strategis Program Prioritas Nasional kependudukan dan pembangunan keluarga dalam berbagai sektor di Provinsi Aceh. 2) Terintegrasinya program Prioritas Nasional dalam rencana kerja Kementerian/badan dan unit pelaksana di daerah. 3) Terbangunnya komitmen bersama pemangku kepentingan dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga Kesehatan ibu dan anak diProvinsi Aceh. 4) Terumuskannya Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terintegrasi antara Tingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota 5) Terpetakannya inovasi dan praktik baik pelaksanaan MBG 3B di Provinsi Aceh. 6) Sosialisasi pemanfaatan data pendampingan TPK dalam mendukung pelaksanaan MBG 3B Monitoring SPPG, Distribusi MBG 3B dan Pendampingan Sasaran MBG 3B.

Berita Terkait

Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih
Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum
KAI Sumut Perkuat Mitigasi Risiko Cuaca, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan 358 Pohon Dipangkas, 1.650 Meter Saluran Air Disiapkan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Sinergi Rutan Tanjung dan Kemenag Wujudkan Pembinaan Kepribadian Optimal Berkelanjutan Tanamkan Keimanan Kedamaian Perubahan Positif
Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai
Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan
Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:36 WIB

Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih

Rabu, 4 November 2026 - 23:40 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum

Rabu, 4 November 2026 - 22:38 WIB

KAI Sumut Perkuat Mitigasi Risiko Cuaca, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan 358 Pohon Dipangkas, 1.650 Meter Saluran Air Disiapkan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

Rabu, 4 November 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Sinergi dan Koordinasi Lapas Perempuan Medan Terima Kunjungan Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan SDM Aparatur

Rabu, 4 November 2026 - 20:28 WIB

Lapas Perempuan Medan Laksanakan Sidang TPP, Evaluasi 22 WBP Calon Tamping

Rabu, 4 November 2026 - 20:08 WIB

Lapas Pemuda Langkat Komitmen Hadirkan Pembinaan Inovatif Edukatif Tingkatkan Kualitas SDM dan Kemandirian WBP

Rabu, 4 November 2026 - 11:13 WIB

Bongkar Muat Ribuan Karton  Minyak Goreng untuk Bansos di Silamosik II Memicu Keraguan Publik, Instansi Diminta Lakukan Verifikasi

Rabu, 4 November 2026 - 03:17 WIB

Sat Lantas Polres Toba Tempel Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Saat Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Berita Terbaru