TLii | ACEH | GAYO LUES – Kemunculan seekor diduga Harimau Sumatera di kawasan perkebunan dan persawahan warga Desa Kute Bukit, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, membuat masyarakat setempat kembali waspada. Aparat kepolisian mengimbau warga agar meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas di kebun dan untuk sementara waktu tidak bekerja seorang diri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan warga, penampakan satwa liar tersebut disebut terjadi di beberapa lokasi sekitar perkebunan warga dalam rentang waktu berbeda.
Pada Kamis (28/5/2026), dua warga Desa Kute Bukit, Sarifuddin bersama Hamdan, melaporkan melihat seekor Harimau Sumatera melintas di dekat area sawah dan perkebunan desa setempat.
Sebelumnya, Rahman, warga Desa Kute Bukit, mengaku melihat kemunculan harimau pada Selasa (26/5/2026) saat sedang berkebun di kawasan persawahan desa. Menurut keterangannya, satwa tersebut melintas tidak jauh dari lokasi aktivitas warga.
Penampakan serupa juga disampaikan Syafi’i Aman Wahyu, warga Kute Bukit, yang mengaku melihat Harimau Sumatera pada Selasa (19/5/2026) di kawasan perkebunan kopi Tasik Kute Bukit. Saat itu, hewan liar tersebut disebut melintas di dekat area kebunnya.
Selain itu, seorang warga Desa Kute Lintang kecamatan Blangkejeren bernama Daud juga mengaku berhadapan langsung dengan seekor harimau saat sedang menanam bawang dan memasang mulsa di kebun. Peristiwa itu disebut terjadi ketika dirinya hendak mengambil bambu di sekitar lokasi kebun.
“Harimau itu sempat berada tidak jauh dari saya. Saya melempar batu ke arahnya hingga akhirnya menjauh. Setelah itu terdengar auman keras sehingga saya langsung meninggalkan lokasi,” ujar Daud sebagaimana disampaikan kepada warga setempat.
Kapolsek Blangkejeren Polres Gayo Lues, Iptu Syamsuddin, melalui Kapospampol Blangpegayon, Aiptu Joko Ansari, membenarkan adanya laporan warga terkait kemunculan Harimau Sumatera di sekitar perkebunan dan persawahan Desa Kute Bukit, Kecamatan Blangpegayon.
Menurut Joko, laporan tersebut diterima langsung dari sejumlah warga yang mengaku melihat satwa dilindungi itu melintas di area dekat aktivitas masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Blangpegayon, terutama Desa Kute Bukit, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun. Untuk sementara waktu diharapkan tidak berkebun sendirian,” ujar Aiptu Joko, Kamis (28/5/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima dari pihak terkait, periode Mei disebut sebagai masa induk harimau melatih anaknya berburu di habitatnya sehingga potensi perjumpaan dengan manusia dinilai lebih tinggi.
“Apabila masyarakat kembali melihat kemunculan harimau, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat terkait. Kami akan berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (Red)


























