Kreasi Mobil Hias Pemuda Gampong Lam Bheu, Mengikuti Pawai Takbiran Akbar Idul Adha 1447 H Tingkat Provinsi dengan Miniatur Seni Rias Masjid, Selasa (26/7/2026)
TIMELINES iNEWS Investigasi | BANDA ACEH — Persatuan Pemuda Gampong Lam Bheu, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, siap ambil bagian dalam Musabaqah Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah tingkat Provinsi Aceh yang dipusatkan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Selasa (26/5/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam Aceh bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Raya Baiturrahman tersebut menjadi agenda tahunan dalam menyemarakkan malam Idul Adha sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Pemuda Gampong Lam Bheu akan menampilkan mobil hias berbentuk miniatur masjid dengan konsep desain minimalis yang dipadukan dengan nuansa islami.
Tidak hanya itu, rombongan peserta juga akan menghadirkan lantunan takbir, tahmid, dan tahlil sepanjang rute pawai yang telah ditentukan panitia.
Ketua Pemuda Gampong Lam Bheu, Mohd. Riski Maskur, mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari dekorasi kendaraan, pengaturan barisan peserta, hingga latihan pelantun takbir.
Menurutnya, partisipasi dalam pawai takbiran bukan sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga menjadi bentuk kebersamaan pemuda dalam menjaga tradisi Islam dan mempererat solidaritas masyarakat gampong.
“Kami ikut serta bukan hanya untuk memeriahkan malam takbiran, tetapi juga membawa nama baik Gampong Lam Bheu dan Kecamatan Darul Imarah.
Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan semangat persatuan, kreativitas, serta kecintaan pemuda terhadap syiar Islam,” ujar Riski.
Pawai takbiran yang berlansing pukul 20.00 WIB dari halaman Masjid Raya Baiturrahman. Rute pawai akan melintasi sejumlah titik utama di Kota Banda Aceh, di antaranya Simpang Kodim, Simpang Peuniti, Simpang Surabaya, Simpang Jambo Tape, Simpang Lima, dan kembali finis di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Sementara itu, Wakil Ketua Pemuda Gampong Lam Bheu, Syahrurrazi yang akrab disapa Oji, mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban, kekompakan, dan nilai-nilai islami selama kegiatan berlangsung.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, khususnya bagi pengemudi kendaraan hias yang ikut dalam rombongan pawai.
“Kami mengingatkan seluruh peserta, terutama pengemudi kendaraan, agar tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menjaga jarak antarbarisan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Jangan saling mendahului agar iring-iringan tetap tertib dan aman,” katanya.
Menurut Oji, malam takbiran merupakan momentum sakral yang harus dijaga dengan sikap santun dan penuh tanggung jawab.
Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga nama baik gampong serta menghormati masyarakat dan pengguna jalan lainnya selama pawai berlangsung.
“Malam takbiran adalah momentum syiar Islam. Karena itu kami mengajak seluruh peserta untuk menjaga kekompakan, menghormati pengguna jalan, serta menampilkan akhlak yang baik selama pawai berlangsung,” tambahnya.
Panitia menyebutkan, Musabaqah Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H tahun ini diikuti oleh berbagai peserta dari kabupaten dan kota di Aceh.
Selain menjadi hiburan religius bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga diperlombakan dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah.
Partisipasi Pemuda Gampong Lam Bheu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus melestarikan tradisi takbiran sebagai bagian dari syiar Islam yang kreatif, damai, tertib, dan penuh kebersamaan di tengah masyarakat Aceh.
[Yahbit]



























