“PERKARA” Kecam dan Minta Kadis Dikbud Evaluasi Kinerja Plt Kepala SDN 2 Lawe Dua, Diduga Zalimi Guru PPPK

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:25 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | AGARA | KUTACANE –  Kamis, 14 Mei 2026. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Kinerja Aparatur Negara (LSM PERKARA), Izharuddin, mengecam keras dan meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Tenggara segera mengevaluasi kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SD Negeri 2 Lawe Dua, Kecamatan Bukit.

Plt kepala sekolah tersebut diduga melakukan intimidasi dan bertindak sewenang-wenang terhadap seorang guru PPPK, Ridho Asmarani br Selian, S.Pd.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan intimidasi itu mencuat setelah guru PPPK tersebut menolak menyerahkan jam mengajarnya kepada Plt kepala sekolah. Pasca penolakan itu, pihak sekolah diduga langsung menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1 dan SP 2 dalam waktu hampir bersamaan tanpa alasan yang jelas dan dinilai tidak wajar.

Dalam SP 1 tertanggal 5 Mei 2026, guru tersebut dituduh melakukan pelanggaran disiplin kerja terkait keterlambatan kehadiran. Selanjutnya, tanpa proses pembinaan yang jelas, kembali diterbitkan SP 2 tertanggal 7 Mei 2026 dengan tuduhan melanggar etika profesi karena dianggap tidak hormat dan kurang loyal kepada atasan.

Namun, dalam surat tersebut disebutkan tidak dijelaskan secara rinci aturan hukum maupun kode etik profesi yang dilanggar oleh guru PPPK tersebut.

Izharuddin menilai tindakan Plt kepala sekolah itu sangat disayangkan karena menerbitkan surat peringatan tanpa didukung fakta hukum maupun bukti fisik yang jelas.

“Jangan-jangan justru yang patut diduga melanggar kode etik profesi guru adalah oknum Plt kepala sekolah itu sendiri,” tegas Izharuddin kepada Time Line iNews di Kutacane, Kamis (14/05/2026).

Ia menjelaskan, pada Rabu, 13 Mei 2026, pihaknya telah melakukan investigasi dan penelusuran ke sekolah untuk meminta klarifikasi serta bukti otentik sebagai dasar penerbitan SP tersebut. Namun, menurutnya, pihak sekolah tidak mampu menunjukkan bukti pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan kepada guru PPPK tersebut.

“Hal ini menguatkan dugaan bahwa alasan penerbitan surat peringatan tersebut dibuat-buat atau direkayasa,” ujarnya.

Selain itu, PERKARA juga menyoroti adanya dugaan pencatutan nama pejabat Dinas Pendidikan untuk menekan guru PPPK tersebut.

Saat dikonfirmasi, Plt kepala sekolah berdalih bahwa penerbitan SP 1 dan SP 2 merupakan instruksi langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Tenggara.

Namun, saat dikonfirmasi terpisah, pihak GTK Dinas Pendidikan Aceh Tenggara yang diwakili Ade Wardana menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui terkait penerbitan SP 1 dan SP 2 terhadap Ridho Asmarani br Selian, S.Pd yang mengajar di SD Negeri 2 Lawe Dua.

Atas persoalan tersebut, Izharuddin menilai tindakan itu sebagai bentuk arogansi jabatan dan dugaan kriminalisasi administratif terhadap guru PPPK.

Menurutnya, SP 1 dan SP 2 tersebut diduga cacat hukum karena diterbitkan tanpa prosedur pembinaan yang sah serta tidak memiliki bukti pendukung yang kuat.

p.k i

Dalam hal ini, PERKARA meminta Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Julkipli, S.Pd., M.Pd., segera mengevaluasi dan mencopot oknum Plt kepala sekolah tersebut demi menjaga iklim pendidikan yang sehat serta melindungi hak-hak tenaga pendidik di Aceh Tenggara.

“Jangan membawa pola-pola premanisme ke lingkungan dunia pendidikan, apalagi terhadap guru sendiri. Seorang pimpinan seharusnya memberi contoh terbaik kepada bawahannya,” tambah Izharuddin.

Ia menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan mengikuti perkembangan kasus tersebut hingga tuntas.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Plt Kepala SD Negeri 2 Lawe Dua belum berhasil dikonfirmasi terkait tudingan dan kecaman tersebut. (Madiansyah B)

Berita Terkait

Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana
*Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga*
Polres Langsa Musnahkan 243,90 Gram Sabu, Diperkirakan Selamatkan 1.951 Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Pelindo Dorong Sinergi Lintas Fungsi dan Kapabilitas Berorientasi Pelanggan Perkuat Daya Saing dan Ekosistem Logistik Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Ka KPLP Sepriana Putri dan Kasi Binadik Irma Syafitri Wakili Lapas Perempuan Medan di Rakornas BNPT

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:56 WIB

PTPN IV PalmCo Akselerasi Sertifikasi Keberlanjutan, Premium Price Tumbuh 148 Persen

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

BUMN Instrumen Kedaulatan Ekonomi Konsolidasi Klaster Energi Logistik Digital, Disiplin Modal, BJR Lindungi Direksi Beritikad Baik, Aset Negara Warisan Generasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Narkoba Dan Judi Online Ancam Generasi, Peneliti : 100 Hari Kapolri Suyudi Momentum Uji Nyata Asta Cita

Rabu, 30 September 2026 - 11:26 WIB

Dorong UMKM Tembus Pasar Global, Produk Kriya Binaan PTPN IV PalmCo Ramaikan Kriyanusa 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 14:42 WIB

Direktur IDM Dedy Rohman: Digitalisasi Tingkatkan Efisiensi dan Responsivitas, Berujung pada Loyalitas Pelanggan Pelindo

Kamis, 24 September 2026 - 15:43 WIB

Rutan Labuhan Deli Ikuti Pembukaan Rakor Kemenimipas 2026 dan Peresmian Aplikasi Star Proaksi

Berita Terbaru