( foto istimewa dokumentasi kegiatan)
TIMELINES INEWS INFESTIGASI
Oleh: Putri Simba Duta Literasi Babel 2025
Kamis malam 25 juni 2026.Tepatnya pukul 19.40 WIB, suasana hangat menyelimuti Cafe Warfa Pangkalpinang. Di sela Bimtek Penguatan Komunitas Literasi yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Duta Baca Indonesia 2026 Gol A Gong membersamai para pegiat literasi Bangka Belitung dalam agenda Bincang Literasi. Pada kesempatan tersebut, lahirlah Program Betason Buku yang diluncurkan oleh Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Bangka Belitung sebagai program bedah buku bulanan.
Datok Akhmad Elvian, budayawan Bangka Belitung menjelaskan, “Betason adalah tradisi Babel yang bermakna musyawarah untuk mencapai kesepakatan.”
Datok menambahkan, bahwa Betason dikenal sebagai tradisi lamaran masyarakat melayu. Tapi juga mengandung makna musyawarah untuk mencapai mufakat. Nilai tersebut sejalan dengan sila keempat Pancasila. Hampir seluruh komunitas memiliki musyawarah dalam lingkungannya masing-masing. Betason melahirkan mufakat melalui proses musyawarah.
Program “Betason buku” yang dimaksudkan adalah bedah buku setiap bulan 1 buku yang pelaksanaannya bergiliran antar TBM, penjelasan Rita Orbaningrum sebagai Ketua Forum TBM Babel
Sekitar 30 orang dari Forum TBM Babel, Relima Babel,TBM Genangan Ilmu, Forum Lingkar Pena, TBM Dahlia, dan para tokoh pegiat literasi Babel dari yang senior seperti Datuk Evian sampai pemula yang baru bergerak di literasi, larut dalam suasana diskusi serius tapi cair, dan penuh tawa kebersamaan.
Gol A Gong mengatakan, bahwa setiap TBM yang ada di Bangka Belitung didorong untuk menjadi tuan rumah Betason Buku secara bergilir. Menurutnya, program Betason Buku menjadi langkah nyata untuk menghidupkan ekosistem literasi daerah sekaligus memberi ruang bagi para penulis lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.
“Setiap TBM harus mengadakan bedah buku, bergilir ke TBM lainnya karena itu keren. Nanti di flayer itu tertulis ‘Forum TBM Babel atau Forum Komunitas Literasi Babel bersama Kantor Bahasa Babel mempersembahkan Betason Buku’. Dalam 1 tahun ada 12 kali bedah buku. Itu nanti dampaknya bakalan luar biasa,” tambah Gong.
Pada kesempatan yang sama kepala Balai Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Afriandi Gusti mengajak seluruh komunitas literasi untuk tidak hanya mengagumi hasil karya seorang penulis, tetapi juga meneladani proses panjang yang dilaluinya. “Jadi metode bedah buku juga penting diperkenalkan kepada pelajar terutama siswa SMA. Itu adalah cara menghormati sebuah karya bersama buku.”
Betason Buku sudah memiliki jadwal pelaksanaannya di sejumlah TBM Babel dan perpustakaan. Pada Juli, Betason Buku di TBM Genangan Ilmu dengan buku karya Rita Orbaningrum. Bulan Agustus,TBM Dahlia akan membedah buku “Anak Kulong” karya Bunda Desi. Di September, Betason Buku dijadwalkan berlangsung di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Oktober akan digelar oleh TBM Arisya dengan membahas buku “Harmoni di Sungai Selan” Karya Meilanto.
“Ngobrol Literasi di Cafe” ini berjalan lancar dan sukses. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dalam memajukan gerakan literasi di Bangka Belitung.
Pangkalpinang 25 juni 2026























