(foto istimewa kegiatan)
TIMELINES INEWS INFESTIGASI
Rabu 3 Juni 2026 pukul 15.30 Wib Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Bangka Belitung melaksanakan kegiatan sosialisasi dan praktik pemanfaatan barang bekas di Panti Asuhan Al-Khoiriyah.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan anak-anak melalui pemanfaatan botol plastik bekas menjadi pot bunga yang memiliki nilai guna.
Kegiatan diawali dengan perkenalan serta penyampaian tujuan kegiatan kepada anak-anak panti. Setelah itu, peserta diajak untuk mengenal berbagai jenis sampah yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari serta dampaknya terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Penyampaian materi dilakukan secara santai dan interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.
Anak-anak diajak mengikuti praktik pembuatan pot bunga dari botol plastik bekas yang telah disiapkan oleh mahasiswa. Dengan pendampingan mahasiswa UBB, peserta belajar memotong dan membentuk botol plastik sesuai kreativitas masing-masing. Botol plastik yang sebelumnya dianggap sebagai sampah disulap menjadi pot bunga yang menarik dan bermanfaat.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak terlihat aktif bertanya, berdiskusi, serta saling menunjukkan hasil karya yang telah dibuat.
Melalui kegiatan praktik ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bernilai guna. Pendekatan berbasis aktivitas dipilih karena dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus mengembangkan kreativitas peserta.
Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah UBB dan Keunggulan Peradaban. Materi pokok yang diangkat berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mendorong penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang Responsible Consumption and Production atau konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Melalui pemanfaatan kembali botol plastik bekas menjadi pot bunga, peserta diajak memahami bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan kembali sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.
“SDGs 12 bukan hanya tentang mengurangi sampah, tetapi juga tentang bagaimana kita menggunakan sumber daya dengan lebih bijak. Barang yang masih bisa dimanfaatkan sebaiknya tidak langsung dibuang. Melalui kegiatan membuat pot bunga dari botol plastik bekas ini, kita belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal-hal sederhana yang ada di sekitar kita,” jelas Septa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa PWK UBB berharap dapat menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini sekaligus membiasakan anak-anak untuk memanfaatkan barang bekas secara kreatif dan bermanfaat. Dengan demikian, kebiasaan mengurangi limbah dan menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.(Syifa Aulia Ramadhani dkk.)


























