Bupati Pidie Jaya Dukung Penegakan Syariat Islam, Pelaku Maisir Dieksekusi 5 Kali Cambuk

ZULKARNAINI

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:43 WIB

50127 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii..PIDIE JAYA – Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E. yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Setdakab Pidie Jaya, Rusli, S.Pd., M.Pd., bersama Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie Jaya, Said Abdullah, S.KP., M.PH., menghadiri pelaksanaan eksekusi uqubat cambuk terhadap terpidana kasus jarimah maisir (perjudian) di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Pidie Jaya, Kamis (4/6/2026).

Terpidana atas nama Reza Maulana bin Ridwan (21), warga Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, menjalani eksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Syar’iyah Meureudu Nomor 3/JN/2026/MS.Mrd. Eksekusi tersebut disaksikan sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Jaksa eksekutor dalam perkara ini adalah Ashri Azhari Baeha, S.H., M.H., Ajun Jaksa pada Kejaksaan Negeri Pidie Jaya. Terpidana yang terbukti melanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Hukum Jinayat awalnya dijatuhi hukuman 10 kali cambuk. Namun, setelah dikurangi masa penahanan yang telah dijalani selama 124 hari, uqubat yang dieksekusi menjadi 5 kali cambuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Rusli menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya merupakan bentuk dukungan terhadap penegakan syariat Islam dan supremasi hukum di Aceh.

“Pelaksanaan uqubat cambuk tidak hanya bertujuan memberikan efek jera kepada pelaku, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar menjauhi praktik perjudian yang dapat merusak moral, ekonomi keluarga, dan masa depan generasi muda,” ujar Rusli.

Ia menambahkan, penegakan hukum harus menjadi pembelajaran bersama bahwa setiap pelanggaran memiliki konsekuensi yang harus dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga nilai-nilai agama, hukum, dan ketertiban sosial demi mewujudkan Pidie Jaya yang aman, bermartabat, dan berakhlakul karimah,” tambahnya.

Rusli juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak tergiur dengan praktik perjudian, termasuk perjudian online yang saat ini semakin marak dan berpotensi mengancam produktivitas serta kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, ulama, tokoh masyarakat, dan keluarga sangat diperlukan untuk mencegah berbagai bentuk pelanggaran syariat Islam.

Pelaksanaan uqubat cambuk tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketertiban sosial, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menekan angka pelanggaran hukum demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

 

Reporter: Zulkarnaini

Berita Terkait

Wacana pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program MBG, Bang Brewok : Yang Sudah Ada Di Perkuat
Rembuk Stunting Gampong Rungkom Bahas Pencegahan Stunting dan Perencanaan Pembangunan 2027
Traffic Light Mati di Simpang Jembatan Layang Meureudu,Polisi dan Dishub Langsung Bongkar Penyebabnya
Siaga Sebelum Bencana Datang,Pidie Jaya Gelar Edukasi Kebencanaan Lintas Sektor
“Lahan Jangan Dibakar!Polisi Gandeng Warga Bandar Baru Cegah Karhutla Sebelum Meluas
BUKAN SEKADAR PATROLI! Saat Kota Mulai Sepi, Polisi Bergerak Diam-Diam Jaga Pidie Jaya Sampai Larut Malam
Bupati Pidie Jaya Apresiasi  Dandim 0102/Pidie Tanam 2.000 Mangrove di Pasi Aron
Polisi dan Warga Gercep Berjibaku Singkirkan Pohon Tumbang di Trienggadeng

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:56 WIB

CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka

Minggu, 13 September 2026 - 11:16 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti

Minggu, 13 September 2026 - 11:09 WIB

Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Minggu, 13 September 2026 - 10:44 WIB

Di Balik Pesta Rakyat, Siapa yang Membayar? Begini Penjelasan Jubir Pemkab Aceh Utara

Sabtu, 12 September 2026 - 23:38 WIB

800 Tahun Samudera Pasai, Disperindagkop UKM Aceh Utara Pamerkan Kekuatan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 12 September 2026 - 23:21 WIB

Stan Kecamatan Lhoksukon Hidupkan Rasa dan Identitas Lokal di Milad 800 Tahun Samudera Pasai

Sabtu, 12 September 2026 - 23:12 WIB

Stan Tanah Pasir Angkat Jejak Tradisi: Dari Mata Cangkul, Kueh hingga Kanoet Tanoh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:03 WIB

Ribuan Penonton Terpukau, Rapai Debus Sinar Pelita Hentak HUT Samudera Pasai ke-800 di Lapangan Landeng

Berita Terbaru