Fungsi Ganda Stasiun Dolok Merangir: Angkut Penumpang KA Siantar Ekspres & Distribusi BBM

RULI SISWEMI

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

5094 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT

14/06/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Simalungun Stasiun Dolok Merangir terus memperkokoh posisinya sebagai infrastruktur vital di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Selain menjadi sarana transportasi andalan masyarakat, stasiun yang telah beroperasi sejak tahun 1916 ini juga berperan sebagai pos transit logistik strategis yang mendukung distribusi energi di wilayah Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat pertumbuhan jumlah penumpang yang cukup signifikan di Stasiun Dolok Merangir.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, stasiun tersebut melayani sebanyak 5.300 pelanggan atau meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 4.405 pelanggan.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, bebas kemacetan, dan tepat waktu.

“Keberadaan Stasiun Dolok Merangir yang setiap harinya disinggahi dua perjalanan KA Siantar Ekspres, baik tujuan Siantar maupun Medan, sangat memudahkan masyarakat Simalungun bagian utara untuk melakukan mobilitas dan menuju ke beberapa daerah lain di Sumatera Utara,” ujar Anwar, Minggu (14/6/2026).

Tidak hanya melayani angkutan penumpang, Stasiun Dolok Merangir juga memiliki fungsi khusus sebagai titik transit wajib bagi kereta api pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dari Stasiun Labuhan menuju Stasiun Siantar.

Menurut Anwar, kondisi geografis jalur rel menuju Siantar yang memiliki tanjakan dengan kemiringan mencapai 20 permil mengharuskan rangkaian kereta BBM diurai terlebih dahulu demi menjamin keselamatan perjalanan.

Ia menjelaskan, apabila satu lokomotif menarik 20 gerbong tangki BBM dari Stasiun Labuhan, maka saat tiba di Stasiun Dolok Merangir rangkaian tersebut harus dibagi menjadi tiga bagian. Lokomotif hanya diperbolehkan menarik maksimal tujuh gerbong dalam satu perjalanan menuju Stasiun Siantar.

Setelah mengantarkan sebagian gerbong, lokomotif akan kembali ke Dolok Merangir untuk melangsir sisa gerbong secara bertahap hingga seluruh muatan tiba di tujuan.

Peran ganda tersebut menjadikan Stasiun Dolok Merangir tidak hanya sebagai penghubung mobilitas masyarakat, tetapi juga sebagai simpul penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik energi di Sumatera Utara.

KAI Divre I Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus merawat dan meningkatkan fasilitas pelayanan di stasiun tersebut agar tetap mampu menjawab kebutuhan transportasi dan logistik yang terus berkembang.

“Stasiun Dolok Merangir adalah bukti nyata bagaimana nilai sejarah dan kebutuhan modern dapat berjalan beriringan. KAI memastikan stasiun ini terus adaptif dan optimal dalam menggerakkan roda perekonomian serta menjamin keselamatan, baik bagi mobilitas masyarakat Simalungun maupun kelancaran distribusi logistik nasional di Sumatera Utara,” tutup Anwar, Ungkapnya.

(***)

Berita Terkait

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 144 Ballpress Ilegal Senilai Rp 432 Juta di Tol Sergai
Satlantas Polres Toba Berikan Himbauan Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Pengemudi Angkot
Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara
Melalui Kerja Bakti, Rutan Kls I Labuhan Deli Bangun Kesiapsiagaan Lingkungan Menghadapi Musim Penghujan.
Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan
PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan
Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan
PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Polda Sumut Gagalkan Pengiriman 144 Ballpress Ilegal Senilai Rp 432 Juta di Tol Sergai

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Satlantas Polres Toba Berikan Himbauan Edukasi Keselamatan Berkendara Kepada Pengemudi Angkot

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Imigrasi Kualanamu Hadirkan I-MED Prioritas, Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Pelayanan Paspor yang Setara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Kolaborasi Pelindo Multi Terminal BMM Budi Syahputra Yayasan BHSM PCM Saiful Famar Kepsek Sopiah Perkuat Kapasitas Usaha Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PMT Dorong Keseimbangan Kesiapan Operasional Efisiensi Pelayanan Standar K3 Wujudkan Pengelolaan Pelabuhan Profesional Andal Berkelanjutan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Kesepakatan Kolaboratif Penataan Aset Komitmen Pemerintah BUMN Optimalkan Pemanfaatan BMN Produktif Efektif Dukung Pelayanan Kepelabuhanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:38 WIB

PTPN IV Regional II Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Kota Medan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:10 WIB

PPK Pengairan Dinas PUTR Toba Sulit Dihubungi: Saat Konfirmasi Terhambat, Publik Bertanya Ada yang Ditutupi ?

Berita Terbaru