Timelines iNews investigasi | Aceh Barat – Dayah Tahfidzhul Qur’an Daarul Anwar Aceh kembali menggelar Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an Bilghaib sebagai bagian dari program unggulan dalam menjaga kualitas hafalan para santri. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 7–9 Juli 2026, diikuti oleh santriwan dan santriwati serta disaksikan oleh dewan guru dan seluruh civitas dayah.
Pada kesempatan tersebut, Cut Azkia Almira binti Teuku Malwaris NJ berhasil menyelesaikan Tasmi’ Hafalan 4 Juz Bilghaib, meliputi Juz 30, Juz 1, Juz 2, dan Juz 3. Seluruh hafalan dibacakan tanpa melihat mushaf di hadapan para penguji, dewan guru, serta para santri sebagai bentuk evaluasi terhadap kekuatan hafalan (mutqin) dan ketepatan bacaan.

Pimpinan Dayah Tahfidzhul Qur’an Daarul Anwar Aceh, Ustaz Habiburrahman, menjelaskan bahwa program tasmi’ merupakan salah satu program andalan dayah dalam menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an para santri. Melalui program ini, hafalan yang telah diselesaikan tidak hanya dinilai saat proses menghafal, tetapi juga terus dipelihara agar tetap kuat dan terjaga sepanjang waktu.
Menurutnya, setiap santri yang telah menyelesaikan hafalan satu juz akan didorong untuk mengikuti Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an Bilghaib, yakni memperdengarkan kembali hafalannya tanpa melihat mushaf di hadapan guru dan seluruh santri. Metode ini bertujuan menguji kelancaran, ketepatan bacaan, kekuatan hafalan, sekaligus melatih mental dan rasa percaya diri santri sebelum melanjutkan target hafalan berikutnya.

Selain menjadi sarana evaluasi, pelaksanaan tasmi’ juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat murojaah secara berkesinambungan sehingga hafalan yang telah diperoleh tetap terjaga dengan baik. Program ini telah menjadi budaya akademik di Dayah Tahfidzhul Qur’an Daarul Anwar Aceh dalam mencetak para penghafal Al-Qur’an yang memiliki hafalan kuat (mutqin).
Sementara itu, salah seorang dewan guru sekaligus panitia pelaksana, Ustaz Muhammad Khairumi, menyampaikan bahwa program Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an Bilghaib akan terus berlanjut. Menurutnya, antusiasme santri untuk mengikuti program tersebut terus meningkat.

“Insya Allah, dalam satu bulan ke depan sudah ada beberapa santri lagi yang telah masuk dalam daftar peserta program tasmi’. Saat ini mereka masih berada pada tahap persiapan dan pemantapan hafalan agar ketika pelaksanaan tasmi’ dapat tampil maksimal,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan penghargaan oleh Pimpinan Dayah, Ustaz Habiburrahman, kepada peserta tasmi’, Cut Azkia Almira, sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan, kesungguhan, dan keberhasilannya menyelesaikan Tasmi’ Hafalan 4 Juz Bilghaib. Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan oleh dewan guru, santriwan, dan santriwati, serta diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an.
Melalui program Tasmi’ Hafalan Al-Qur’an Bilghaib, Dayah Tahfidzhul Qur’an Daarul Anwar Aceh terus menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang memiliki hafalan mutqin, berakhlak mulia, serta siap mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Program ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar dalam menjaga tradisi keilmuan Al-Qur’an sekaligus melahirkan hafiz dan hafizah yang berkualitas untuk umat dan bangsa. [



























