TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
31/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan pemeliharaan Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (31/7) tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung akselerasi program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Pemeliharaan kebun SAE dilakukan oleh petugas bersama warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian. Berbagai aktivitas dilaksanakan secara gotong royong, mulai dari membersihkan gulma, menggemburkan tanah, menyiram tanaman, memberikan pupuk, hingga memantau pertumbuhan berbagai jenis sayuran yang dibudidayakan. Perawatan yang dilakukan secara rutin menjadi kunci dalam menjaga produktivitas tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, mengatakan bahwa program SAE merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

“Program SAE merupakan wadah pembinaan yang mengintegrasikan produktivitas dengan pemberdayaan.
Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya diajarkan cara bercocok tanam, tetapi juga dibekali nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang diharapkan dapat menjadi modal ketika mereka kembali berbaur di tengah masyarakat,” ujar Raymon.
Menurutnya, pemeliharaan tanaman secara konsisten menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan.
Oleh karena itu, seluruh petugas dan warga binaan didorong untuk terus merawat kebun SAE dengan penuh tanggung jawab agar hasil yang diperoleh semakin maksimal.
Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku memperoleh banyak pengalaman baru sejak terlibat dalam program pembinaan di kebun SAE. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya membuatnya lebih produktif, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Saya merasa senang bisa dipercaya mengikuti kegiatan di kebun SAE. Setiap hari kami belajar bagaimana merawat tanaman dengan benar, mulai dari menyiram, memberi pupuk, hingga menjaga kebersihan kebun. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan bekal keterampilan yang insyaallah akan bermanfaat ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Selain berkontribusi terhadap program ketahanan pangan, kegiatan pemeliharaan kebun SAE juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan dalam bidang pertanian. Melalui kegiatan tersebut, mereka dilatih untuk memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal saat menjalani kehidupan setelah bebas.
Melalui pemeliharaan kebun SAE yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Kelas IIB Tanjung terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.
Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus mencetak warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap kembali menjadi bagian dari masyarakat, Ujarnya.
(***)




























