TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
28/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan menerima kunjungan Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Dr. Iwan Santoso, S.H., M.Si., pada Selasa (28/07). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memantau perkembangan implementasi program Smart Zero Waste yang tengah dikembangkan di Lapas Perempuan Medan.
Kedatangan Staf Ahli Menteri disambut langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas memaparkan berbagai capaian dan perkembangan pelaksanaan program Smart Zero Waste, mulai dari penguatan budaya pemilahan sampah, pengelolaan limbah secara berkelanjutan, hingga pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Sebagai mentor Kepala Lapas Perempuan Medan dalam pelaksanaan Proyek Perubahan, Dr. Iwan Santoso memberikan arahan, masukan, serta penguatan terhadap implementasi program tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi pelaksanaan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta memastikan inovasi yang dikembangkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembinaan warga binaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Perempuan Medan, Yekti Apriyanti, menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program Smart Zero Waste sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter dan peningkatan kepedulian warga binaan terhadap lingkungan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan implementasi Smart Zero Waste di Lapas Perempuan Kelas IIA Medan semakin optimal dan dapat menjadi inovasi yang mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, serta berorientasi pada keberlanjutan, Pungkasnya.
(***)




























