TLii | SUMUT LAPAS NARKOTIKA KLS IIA LANGKAT
08/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Medan, 8 Juli 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat melaksanakan studi tiru ke Lapas Kelas I Medan, Rabu (8/7), sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan serta memperkuat pengelolaan organisasi internal pegawai melalui program Serikat Tolong Menolong (STM).
Rombongan Lapas Narkotika Langkat dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas, Yan Patmos, didampingi jajaran pejabat struktural dari bidang tata usaha, kegiatan kerja, keamanan dan ketertiban, serta staf. Kedatangan mereka disambut Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, beserta jajaran.

Kegiatan diawali dengan diskusi dan silaturahmi yang membahas pengelolaan STM, program sosial internal yang bertujuan memperkuat solidaritas, kepedulian, dan rasa kekeluargaan antarpegawai dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka.

Selanjutnya, rombongan meninjau langsung berbagai program pembinaan kemandirian warga binaan di Lapas Kelas I Medan.

Program tersebut meliputi sektor pertanian dan hidroponik dengan budidaya tanaman hortikultura, sektor perikanan mulai dari pembibitan hingga pengembangbiakan ikan lele dan ikan mas, serta sektor peternakan yang mengelola ayam petelur, burung puyuh, dan ayam kampung.

Selain itu, rombongan juga melihat pengelolaan sektor jasa dan otomotif berupa fasilitas pencucian kendaraan (doorsmeer) dan bengkel mobil yang dikelola secara profesional oleh warga binaan sebagai bagian dari pembinaan keterampilan.
Plt. Kalapas Narkotika Langkat, Yan Patmos, mengatakan studi tiru tersebut menjadi langkah strategis untuk menyerap berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan di Lapas Kelas I Medan.
“Kami melihat pengelolaan program pembinaan kemandirian maupun manajemen STM di Lapas Kelas I Medan berjalan dengan sangat baik. Berbagai hal positif ini akan menjadi referensi untuk kami implementasikan di Lapas Narkotika Langkat demi meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap terjalin sinergi yang semakin erat antarunit pemasyarakatan.
“Studi tiru ini menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman dan belajar bersama. Kami berharap berbagai inovasi yang telah diterapkan di Lapas Kelas I Medan dapat memberikan manfaat dan menjadi referensi positif bagi Lapas Narkotika Langkat,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Langkat menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan yang produktif bagi warga binaan sekaligus membangun lingkungan kerja yang harmonis melalui penguatan STM pegawai.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen mempererat sinergi dan kolaborasi antarsatuan kerja pemasyarakatan, Terangnya.
(***)

































